Operator Seluler Nyebelin!

Sekarang saya mengerti mengapa banyak orang harus memiliki lebih dari satu nomor handphone. Ternyata masalah reliability dari para operator ini yang menjadi masalah. Saya mengalaminya.

Selular #1 (saya tidak dapat menyebutkan namanya) sudah saya gunakan dari dahulu. Sayang sekali kualitasnya kok malah menurun. Semakin buruk. Sinyalnya sering tidak muncul, atau kadang muncul dan kadang hilang. Lebih parahnya bagi saya, dua tempat di mana saya paling sering berada justru tempat yang paling parah secara sinyal. Akibatnya orang sering “marah-marah” karena saya tidak dapat ditelepon atau kalau ditelepon sering putus-putus.

Karena sinyal operator #1 sering hilang, dia tidak dapat saya gunakan untuk akses internet (3G). Padahal saya sudah coba berlangganan akses 3Gnya. Kalau sinyalnya ada, akses 3Gnya lumayan. Nah ini sinyalnya sering hilang.

Saya ambil nomor baru, operator selular #2. Eh, tapi ternyata di tempat lain dia masalah. Tadinya saya ingin menggunakan nomor ini secara permanen untuk cadangan karena saya masih ingin mempertahankan nomor #1 karena sudah terlanjur tersebar nomor itu. Ternyata kualitas operator #2 juga tidak lebih baik. Akhirnya saya mencoba operator #3 dan lebih diutamakan untuk akses internetnya.

Rangkumannya, inilah adalah kondisi Indonesia. Inilah sebabnya orang Indonesia memiliki lebih dari satu nomor seluler.

Iklan

16 pemikiran pada “Operator Seluler Nyebelin!

  1. Jor-joran promosi dengan jargon tarif murah, ternyata tidak diimbangi dengan perbaikan kualitas.
    Memang kenyataannya demikian ada yg bagus sinyalnya untuk berkomunikasi tapi kalo dipake buat internet payah, begitu juga sebaliknya. Demi kenyamanan, saya sampai punya 3 nomor, kalo lagi di dalam kota pake operator X, kalo lagi biz trip pake Y, kalo akses internet paling nyaman pake Z.

  2. begitula Pak Bud, lomba-lomba harga murah tapi regulasi kualitas gak di enforce

    karena pengen jual murah pake vendor yang murah juga

    kualitas di korbankan untuk mengejar market share

    disini saya pake AT&T puas sekali, download cepat (7 Mbps 3G, 40 an Mpbs LTE) voice text gak masalah

    jadi bayar nya ridho-ridho saja

    disini kebetulan vendor yang dipake juga kredibel semua, gak asal murah

  3. setuju… heran, ada aja kekurangan pada tiap-tiap provider indonesia yang gak masuk akal. promo aja yang mereka gadang-gadangkan..
    berarti sah-sah aja ya Pak kalo kita punya lebih dari satu nomor? :)))

  4. Mungkin karena konsumen Indonesia pengennya murah tapi bagus. Tapi apa itu mungkin?

    Provider yang mengutamakan kualitas mungkin kalah bersaing dengan provider yang mengutamakan harga. Akhirnya ya kualitas diturunkan biar harganya bisa bersaing. Menyesuaikan dengan karakteristik konsumen Indonesia.

    Saya termasuk pengguna satu nomor saja. Tidak sanggup menafkahi banyak nomor. Yang penting, masa aktif selamanya. 😀

  5. Saya sering melihat iklan di negeri ini:
    1. Kaya cepat, kerja mudah, waktu sangat fleksibel.
    2. Akses Internet cepat, murah, hanya Rp….
    3. SMS gratis, nelpon gratis.
    4. dll

    Buktinya, pasti ada kalkulasi bisnis, bukan?

  6. saya punya 1 nomor yang setia sejak saya pegang hape sd sekarang. Tapi utk internet saya punya 3 nomor pada operator yang berbeda,,, hehehe… gontaganti, sesuai keperluan

  7. Iya… karena mencari pelayanan yang lebih baik… tapi sepertinya lokasi mendukung.. berbeda lokasi bisa membuat perbedaan kualitas layanan…

  8. Kalau saya kebetulan perlu beberapa nomor karena alasan murah nelepon on net hi hi hi… tapi setuju juga kalau kualitas semuanya beda tipis gak terlalu ok semua he he he

  9. Seharusnya kejadian seperti ini gak perlu ada ya pak…
    kita kan punya BRTI, yang salah satu tugasnya adalah mengatur dan mengukur QoS dari setiap provider/operator yang ada.
    Kalo memang ditemukan operator yang QoSnya gak sesuai standar, kasih sanksi aja…. misalnya gak boleh operasi beberapa waktu biar para operator menjadi lebih aware dengan QoS.

  10. Saya juga pakai 3 operator. operator A buat Inet, operator B buat sms&telp, operator C buat cadangan kl si B error. Dulu pernah ‘setia’ pake si B cm sayang paket 3G nya gak bersahabat di kantong..hehe

  11. Yang harus disorot adalah pemerintah dan regulator yang gak ngerti industri telekomunikasi.
    Mestinya aturan tarif di operator seluler dibuat seperti transportasi, harga BATAS ATAS dan BATAS BAWAH, sehingga operator seluler bersaing di kualitas.

    Yang terjadi malah Menkominfo pun ikut2an mendorong harga semurah mungkin tanpa memperhitungkan efek ke rantai nilai (Value Chain). Seharusnya itu domain YLKI.

    Saya juga tidak melihat pekerjaan BRTI itu apa ya? Makan gaji buta saja kali? Kalau 3 – 4 tahun yang lalu cukup galak (tidak sangat galak juga sih).

  12. Aku juga pake 3 nomor.
    Nomor #1 pake buat smsan, #2 ngobrol buat keluarga, #3 buat internetan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s