Tag

, , ,

Sedih juga melihat beberapa anak muda yang kehilangan idealisme. Mereka melakukan sesuatu hanya untuk jangka dekat dan pragmatis sekali. Padahal lingkungan mereka memberikan kemungkinan untuk berlatih dan mengembangkan idealisme.

Sebagai contoh di lingkungan kampus saya mencoba mengajak mahasiswa saya untuk melatih diri menjadi idealis. Ujian tidak perlu nyontek karena kalau tidak lulus nanti ada perbaikan (remedial) sampai lulus. Yang dibutuhkan hanya kemauan diri untuk melakukannya.

Di luar kampus nanti akan ada banyak tantangan. Salah satunya adalah lingkungan yang tidak idealis. Jika di dalam kampus saja tidak berusaha untuk melatih diri mengembangkan idealisme, bagaimana nanti di luar sana ya?

Beberapa anak muda ini juga mencoba mengembangkan bisnis tanpa mengindahkan etika. Selama menghasilkan uang yang lebih banyak apapun dilakukannya. Padahal pengalaman saya – dan juga pengalaman banyak orang yang berhasil – etika itu sangat penting. Bahkan dalam bisnis sekalipun. Ada banyak hal yang tidak dapat diukur dengan uang. Pertemanan, sebagai salah satu contohnya. Dalam bisnispun aspek pertemanan ini sangat penting. Lebih baik kehilangan uang sedikit tetapi mendapat teman (tetap berteman), daripada mendapatkan uang yang lebih tetapi kehilangan teman.

Dicari: idealisme