Tag

,

Kadang saya ingin punya waktu yang cukup untuk membaca dan menambah ilmu. Sekarang rasanya ada banyak tugas yang mengejar-ngejar sehingga saya tidak punya waktu untuk menambah ilmu. Tugas saya juga kebanyakan melibatkan membaca, tetapi saya pada posisi untuk menilai bacaan tersebut (tugas mahasiswa, misalnya). Sedangkan yang saya inginkan adalah bacaan yang mengajari saya akan hal-hal yang baru.

Selain tugas membaca, ada banyak tugas saya yang melibatkan menulis atau mengarang. Sebagai contoh, saya sering diminta untuk memberikan presentasi. Tentu saja saya harus memberikan materi presentasi, yang tentunya tidak terjadi begitu saja melainkan harus ditulis. (Banyak yang menyangka bahwa untuk menjadi presenter itu hanya tinggal nongol saja. he he he. Padahal di belakang layar ada banyak persiapan yang harus dilakukan. Termasuk membuat materi presentasinya.)

Untuk dapat menilai (tulisan) atau membuat (tulisan) saya harus memiliki ilmunya. Bagaimana ilmu saya bisa bertambah jika saya tidak membaca dan mencoba (berlatih, bereksperimen)? Ada beberapa aplikasi / environment / framework / tools / language yang ingin saya coba. Apakah ilmu itu bisa muncul secara tiba-tiba? Tentunya tidak, bukan? Artinya, sayapun harus menambah ilmu. Nah itu dia masalahnya. Saya membutuhkan waktu juga untuk itu.

Saya mencoba menyisihkan waktu di akhir pekan (weekend) untuk belajar, tetapi seringkali waktu tersebut saya gunakan untuk beristirahat. Saya ingin juga mendengarkan musik, nonton video / DVD, atau sekedar beristirahat. Jadi mau tidak mau saya harus menyelipkan waktu untuk menambah ilmu di hari-hari biasa juga. Artinya, saya harus kerja keras lebih dari orang lain. Banyak orang – termasuk mahasiswa saya – yang menyangka bahwa orang seperti saya ini bisa leha-leha. Mereka tidak tahu bahwa kami kerja keras. Bahkan lebih keras dari mereka. Nah …