Tag

,

Setelah hadir di acara #tracerouteparty hari Jum’at kemarin, saya berencana langsung kembali ke Bandung. Begitu keluar dari JCC sekitar pukul 21:00 , ternyata lalu lintas sangat padat. Saya putuskan untuk nginep di Jakarta dulu dan kembali ke Bandung hari Sabtu paginya.

Pagi sekali, pukul 3, saya kembali mengemudikan kendaraan menuju Bandung. Lalu lintas cukup sepi sehingga perjalanan lancar. Ada satu hal yang agak mengganjel dari jalan tol Jakarta Bandung. Ada kurang tempat berhenti, rest area. Setelah rest area di km 88, tidak ada lagi rest area sampai Bandung (dalam hal saya, pintu tol Pasteur). Agak tanggung untuk shalat subuh. Dekat km 88 belum subuh tetapi kalau diteruskan sampai Bandung nanti takutnya subuh sudah habis. Jadi saya putuskan untuk berhenti di rest area km 72 atau 88 saja dan menunggu subuh di sana.

Hari Sabtu, istri saya akan terbang ke Nusa Tenggara untuk sebuah pekerjaan di sana. Saya mengantar istri saya ke bandara. Sore hari saya berencana untuk futsal. Eh, pukul 14:45 saya ditelepon istri saya untuk mengatakan bahwa pesawatnya, Lion Air, mengalami kecelakaan. Pesawat mendarat di laut dekat bandara Ngurah Rai, Denpasar. Saya shock. Alhamdulillah semua penumpang selamat. Istri saya menelepon dengan menggunakan handphone petugas karena handphonenya rusak terendam air (harus berenang). Saya batalkan futsal dan mencari informasi di internet tentang kejadian ini. Belum ada. Saya telepon ke beberapa teman yang berada di media online. Akhirnya muncul beritanya di media online.

Setelah menunggu sejenak, akhirnya saya putuskan untuk pergi ke bandara Hussein untuk mencari informasi di Posko. Sesampainya di sana ternyata belum ada keluarga penumpang lain yang mencari info. Malahan ada banyak wartawan media massa di sana. Saya malah diwawancara. Wah. Okelah harus dihargai sesama orang yang kerja :)  [Dan akhirnya memang beritanya muncul di beberapa media. Mereka tidak tahu bahwa saya jurangan ngeblog. he he he.]

Akibat semua ini saya malah tidak sempat ngeblog. Nah, sekarang setelah agak tenang baru saya ngeblog. Ini juga saya tuliskan di bandara Soekarno Hatta, menjemput istri yang akhirnya memutuskan untuk pulang via Jakarta saja. Semoga lancar dan selamat. Amin.