eKTP rusak difotocopy? Ah yang bener …

Belakangan ini ada ribut-ribut soal eKTP. Katanya eKTP rusak kalau difotocopy. Aneh bagi saja. Alasannya apa? Apa yang merusak? Sinar dari mesin fotocopy? Gelombang magnetik? Tidak dijelaskan. Kalau fotocopy merusak, apa mesih fotocopy tidak berbahaya bagi kesehatan? Nah lho. Nanti apa eKTP tidak boleh discan, tidak boleh difoto pakai blitz, dan seterusnya. Banyak sekali isu palsu tentang ini.

Jika memang benar eKTP gampang rusak, maka desainnya demikian buruk! Mosok senggol dikit rusak. Padahal KTP kan harus reliable. Dia harus bisa dikantongi (dalam dompet, kantong yang lembab) atau ter-abuse (kena panas, dingin, dan seterusnya). Bayangkan, kartu-kartu lain (kartu bank) kok bisa tidak rusak? hi hi hi.

Kalau eKTP tidak dapat dicopy dalam artian di-cloning. Nah itu saya baru setuju. Harusnya demikian.

Bacaan lain:

Iklan

33 pemikiran pada “eKTP rusak difotocopy? Ah yang bener …

  1. Mentri kan boleh melawak juga pak, sapa tau nanti bisa buat OV-dpr.. kekekek…
    bener ngak nya eKTP itu juga masih sangsi, soalnya lumayan ambigu, difotokopi bisa di scan bisa, jadi mana yang bener cara makainya di masyarakat? entahlah 😀

  2. Betul itu pak. infonya juga terlambat. Saya sudah 1 tahun pegang e-ktp dan sudah beberapa kali difotocopy. Jadi kalau rusak karena di fotocopy, siapa yg disalahkan?

  3. tambahan bacaan lain pak, ini produsen nya saja berbangga hati, media dan masyarakat kita nya saja yang ngawur

  4. Nanti begitu dapet e-KTP bakal saya cobain lempar ke gunung berapi ah…siapa tau e-KTP nya bisa terbang melarikan diri, seperti pejabat2 kita yg pandai berkelit dari masalah, hahaha

  5. Yg (bisa) membahayakan menurut saya adalah habit atau attitude sebagian (besar:mungkin) masyarakat kita. Mereka yang tidak care dengan kultur teknologi.

  6. E KTP saya sudah lebih dari 5 bulan belum jadi ! apanya yg mau di foto kopi ya ! hehehe. makasi gan, infonya membantu, ntar klo da dapat E-KTP biar saya scan saja hehehe

  7. setuju ama pak rahard,,

    wong ganti bahannya doang,,
    dulu kertas,, sekarang plastik,,
    apa yang membuat tak bisa difotocopy,,

    yang harus dicermati itu data kita yg ada di e-KTP,,
    pas waktu isi form pembuatan,, saya isi golongan darah saya A,,
    nah setelah beberapa bulan,, jadilah e-KTPnya,,
    disitu tertulis golongan darah saya jadi “setrip” (-),,

    semoga ada perbaikan,,

  8. Itu mungkin awalnya hoax tapi karena tren sekarang yg orang-orang pada doyan broadcast message makanya jadi heboh dunia persilatan :))

  9. ya kalo bahannya kw memang bisa terjadi.. lihat saja kertas UN yang kualitas bahannya jelek.. mudah rusak, sobek.. bikin tambah stress peserta ujian

  10. Adanya RFid terditeksi oleh RFid Reader. Krn saya sdh cek dengan NFC Reader melalui Android. Namun data di dalamnya ZERO krn memang tidak di-input. Kenapa pelarangan ini telat, krn si Mendagri tau, ambil salah satu contoh perbankan mensyaratkan fotocopy ktp dalam urusan tertentu. Nah hal ini kan sudah terlanjur terjadi kan! Kalau memang mesin fotocopy bisa merusak kenapa tidak dari awal diberi tau bahwa e-ktp bisa rusak kalau difotocopy? Malah baru sekarang diberi tau! Yg ditutup tutupi sebenarnya adalah: data pemilik e-ktp tidak dimasukan oleh petugas ketika e-ktp dibuat, bisa dibilang lupa kali…tapi kenapa seluruh Indonesia semua petugas serentak pada lupa semuanya. jadi arti dri semua ini adalah….menutup nutupi kesalahan fatal. Akhirnya mesin fotocopy yg menjadi kambing hitam (lha wong benda mati). Saya tdk yakin kalau mesin fotocopy bisa merusak data yg ada di dalam chip RFid. Kalau mesin potong rumput, mesin potong daging atau mesin giling pasti akan merusak. Bayangkan total proyek e-ktp sebesar 5,8 triliyun…dari angka tersebut berapa besar uang diperlukan untuk input data di dalam chip RFid? Namun tak ada data sama sekali di dalam chip RFid. Nah uangnya dipake utk apa boss pejabat? Masyarakat selalu menjadi obyek pembodohan publik. Harus ada pembuktian dri pihak professional bahwa mesin fotocopy dapat merusak chip RFid. ….Mesin fotocopy jadi kambing hitam….ckckckck. Pak Gamawan Fauzi jgn dong masyarakat dibodoh bodohi terus menerus!!!!!!

    Nih fotocopy: memotret dengan menggunakan sinar krn saat itu menjadi gelap, makanya disinarin. Kalau pake mesin bajak sawah…baru itu e-ktp bisa rusak Pak Mendagri. Hayoooo ada yg akan ketahuan….ada yg bau amis nih di dalam proyek ini……USUT USUT USUT

  11. @logika saja, maaf kawan logikanya kurang tepat sitiap orang yg belajar IT pasti tau data yg di input tidak ada hubungan dengan rusaknya chip d kartu apapun itu. kasus ektp memang benar adanya chip yang di gunakan chip murah yg seharusnya hanya di pakai untuk uji coba dan d ganti dengan chip versi d atasnya. sinar scan atau potocopy dapat merusak chip tersebut kalau d lakukan lebih dr sekali tp tak hanya itu, kena magnet,sengatan listrik kecil sprt raket listrik dan kerendem air jg merusak kok. saya jg kawatir di simpan terlalu lama di dompet jg bs merusak chipnya.

    namun yg paling parah merunut saya adalah argumen pemerintah yg justru melarang masyarakat memfotocopy ektp dan bila tetap di lakukan maka harus menanggung kosekuensinya sendiri. terus buat apa ektp? belum lagi masa aktifnya tetap 5 th. maksudnya apa ? belum lagi janji pak mentri yg mengatakan akan mundur kalo sampai akhir tahun 2012 belum kelar akan mundur, kok g mundur ya?

    ya semoga saja kpk bs menemukan bukti2 buat mengkuak,terlalu banyak birokrat yg korup di negeri kita bahkan sampai ke penegak hukum.

  12. Kalau memang benar cepat rusak, berarti bahan dan desain e-ktp nya kurang reliable. Info seperti ini yang perlu di selidiki oleh media. Bukan hanya berita koruptop mulu

  13. Salam Kenal Pak Budi…
    iya saya juga bingung, kemarin kata kakak e-ktp fotocopy gak boleh di fotocopy lagi, kira2 kenapa ya?
    apa takut gak kelihatan kali ya…

  14. kalau mudah rusak dan sewaktu2 harus foto copy identitas kita untuk keperluan tertentu, gimana menyelesaikannya nie ..
    semoga cuma isu yang nggak bener 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s