Tahun 80an dan Optimisme

Minggu ini National Geographic Channel (NGC) menampilkan tema “the 80s”, tahun 80an. Saya langsung tertarik karena tahun 80an adalah tahun dimana saya mulai menjadi dewasa. (Saya masuk ke ITB tahun 1981.)

Ada banyak cuplikan sejarah yang ditampilkan di sana. Hancurnya batasan antara musik kulit putih dan kulit hitam dengan adanya kolaborasi antara Aerosmith (rock) dan Run DMC (rap) dalam bentuk lagu “Walk This Way”. Lagu ini mulanya adalah lagu andalan Aerosmith yang kemudian ditambahkan versi rap yang menggabungkan keduanya. Ternyata kolaborasi ini menjadi populer.

Tidak hanya di dunia hiburan, di dunia nyatapun dinding runtuh. Dinding Berlin yang memisahkan Jerman Barat dan Timur tumbang. Tidak terbayangkan hal ini akan bakal terjadi.

Kolaborasi antara Amerika dan Uni Soviet pun terjadi. Masih ingat games Tetris? Ternyata ada cerita yang menarik di belakangnya. Bagaimana Tetris ini menjadi killer application dari Game Boy. Film the Simpsons, yang menjadi bagian dari pop culture Amerika, pun muncul di tahun 80an. Masih banyak artifak-artifak lainnya. Tonton saja “the 80s” di NGC ini. Seri dokumenter yang sangat menarik.

Ada satu tema yang muncul berulang-ulang dalam kejadian di tahun 80an, yaitu optimisme. Banyak hal yang tadinya dianggap tidak mungkin terjadi, ternyata terjadi. Ini membuka mata generasi tahun 80an bahwa anything can happen. Mungkin ini yang menyebabkan kami memiliki semangat optimisme yang tinggi?

Bagaimana dengan generasi Anda?

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

9 responses to “Tahun 80an dan Optimisme

  • dmarthen

    kalau generasi saya 90an akhir.. identik dengan karambol, kasti, galasin, tamagotchi, tetris yang bisa ngomong, celana baggy, guru masih bisa nampar murid kurang ajar, persami, kwarnas, penculikan anak sekolah, kartu remi porno, pil bk, sepatu converse, toyota kijang, nkotb, cool colors, yoyo coca cola, bom cilandak, dokter kecil, berebut masuk sma TN, kompetisi matematika, banjir jakarta 96, hotmail.com, apakabar-net, suharto quit.

  • jacobian

    tahun 80an belum lahir neh, tapi yg pasti pas 80an itu lagu yg judulnya Nirvana oleh kurt cobain lg masuk daftar hits terlaris kan ya?

  • registry

    kalo saya sendiri ngerasain tahun 90annya soalnya lahir di akhir tahun 80an tapi bisa ngerasain aroma kental tahun 80an dari abang saya🙂

  • farid

    wah penasaran juga dengan era 80an, ane sendiri cuma bisa ngerasaiin tahun 90an. kalau kondisi indonesia secara pemerintahan gmana y?

  • mumox

    Yang saya salut adalah NGC yang kreatif memoles acara ini. Tema tahun 80an adalah ide brillian yang lahir di kepala tim kreator NGC.. Tak sabar saya menunggu acara tema 90-an yg merupakan “era saya”…

  • iscab.saptocondro

    Tahun 80-an, kebangkitan musik elektronik. Di Indonesia, ada optimisme akan pembangunan. Tidak ada kelaparan di Indonesia, bahkan ia bisa mengirim beras ke Etiopia secara cuma-cuma. Tahun 80-an,, Dono Kasino Indro masih kreatif.

  • Marchie

    Tahun 80an saya masih baru lahir, itupun 80an akhir. tapi kangen jaman2 dulu, jaman masih belum ada smartphone. kyknya hidup jauh lebih santai.

  • ikra amesta (@ikraamesta)

    sy ngerasain taun 90-an, kalo ditilik dari lagu2 dan band2 yang muncul, saya rasa dekade itu penuh dengan pergolakan (terutama secara personal) dan pemberontakan. Liat aja Nirvana, Pearl Jam, Radiohead, Oasis, Rage Against the Machine, Green Day, dll.

    Nah kalo di era informasi ini saya rasa semangat yang muncul adalah pragmatisme. Apalagi kalo di dunia musik, dengan format album yang lama2 kegeser dengan format single, tanpa konsep, tanpa identitas, yang penting laku di pasaran dan terkenal

  • wagenugraha

    Tahun 80-an mungkin adalah era Apple Computer & Microsoft Corp mulai berkiprah🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: