Bodoh Dipelihara

Akhir-akhir ini kok isi TV Indonesia adalah berita orang-orang yang berkelakuan bodoh. Tidak perlu saya sebutkan contohnya kan? Eh, jangan-jangan sebetulnya dari dulu juga sudah begitu. hi hi hi. Saya memang jarang menonton TV Indonesia.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah orang-orang ini tidak punya teman atau saudara yang mengingatkan mereka bahwa mereka itu salah. Diam dan minta maaf.

Akibatnya kebodohan itu terus dipelihara. Waks!

Iklan

17 pemikiran pada “Bodoh Dipelihara

  1. saya gak ngerti kenapa yah,
    padahal menurut saya, jauh lebih dihormati orang yang mau diam, ngaku salah, terus mau memperbaiki,, ketimbang udah keliatan bego, emang salah, kekeuh, malah dijual kebegoannya buat publisitas.

  2. yups….
    aku paling malas nonton tv……. melihat tv indonesia jaman sekarang tidak ada inovasi, kreativitas dan tidak memberikan hal yang bermanfaat bagi penonton, maunya untung dan untung…

  3. Kritikan seperti ini sudah disampaikan langsung ke yang bersangkutan, Pak? Barangkali saja ada yang masih mau berubah menjadi lebih baik.
    Tapi, saya masih suka nonton TV Indonesia karena faktor bahasaku bodoh he….he…, walaupun tidak cara seksama, melainkan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Buat saya, ada juga beberapa yang memberikan inspirasi. Tapi disadari masih belum dominan.

  4. Berlaku cerdas kadang memang memerlukan bantuan orang lain, yang memprihatinkan TV Indonesia melihat kelakuan bodoh/bahkan penderitaan sebagai komoditas untuk meningkatkan rating acara mereka. Bahkan di bidang perfilm-an indonesia ke”pornoan” bahkan dijual untuk mencari untung tanpa peduli pada masa depan anak bangsa, dimana peran ulama yang berada di badan sensor film indonesia?????????

  5. orang indonesia memang begitu susah diubah mesti ada orang yang mempunyai influence tinggi seperti pak jokowi ( hehehe… kenapa jadi pak jokowi ) acara di televisi indonesia ada yang bagus, memberikan manfaat, tapi itu cuma sebagian kecil diantara banyak acara televisi dan iklan yang membuat kita menjadi bodoh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s