Tag

,

Baru saja saya nonton serial Castle di TV. Seru pokoknya. Ini cerita yang mana Castle akhir ketemu bapaknya tanpa direncanakan. Yang paling saya sukai justru pada bagian akhirnya, di mana si Castle berkata kepada ibunya, “You know mom, I have something to tell you.” dan kemudian berhenti. Hi hi hi. Pemirsa diharapkan melanjutkan sendiri.

Kalau di sinetron Indonesia, akhirnya tidak begitu tetapi sang jagoan (dalam hal ini si Castle-nya) berkata kepada ibunya: “Ibu, tahukah ibu bahwa saya ketemu bapak“. he he he. Semuanya harus dikatakan secara eksplisit. Patronizing. Tidak percaya kepada kita bahwa kita dapat memikirkan alur cerita yang lebih menarik di kepala masing-masing.

Padahal yang justru menarik adalah jika ceritanya dibuat menggantung. Ini memberikan kesempatan kepada pemirsa untuk mengkhayal. Bagaimana ya si Castle akan cerita ke ibunya? Bagaimana ya respon ibunya? Gembira? Sedih? Itu adalah hak yang pantas dinikmati oleh pemirsa. Hak untuk mengkhayal.

Jadi, begini ya para pembaca sekalian, saya ingin bercerita …