Bangsa Yang Tidak Kreatif

Salah satu benang merah yang saya ambil dari seminar beberapa hari yang lalu adalah bangsa kita ini tidak kreatif. Padahal katanya sekarang ekonomi digerakkan oleh produk yang dihasilkan oleh kreativitas. Wah, di era industri kita kalah. Sekarang di era digital dan kreatif ini kita kalah lagi???

Salah satu contoh yang diambil untuk menunjukkan tidak kreatifnya kita adalah kita tukang nyontek. Lihat saja contoh poster film di Indonesia ini. Ternyata banyak yang nyontek. (12 poster fim Indonesia yang menjiplak.) Ini baru salah satu contoh yang kasat mata. Vulgar sekali nyonteknya. Maka tidak heran kalau dunia perfilman Indonesia tidak sehebat dulu lagi.

Di kampus pun saya dengar mahasiswa juga tidak kreatif. Nyotek, plagiat, atau apapun namanya terjadi. (Entah mereka sadar atau tidak sih?) Atau apa yang terjadi di luar itu merupakan cerminan dari produk kampus? Atau sebaliknya?

1 create way 1000

[Foto dari kampus National University Singapore (NUS). Jangan-jangan kita pun bisa kalah kreatif oleh negara tetangga kita.]

Dunia media sosial juga tidak jauh berbeda. Kebanyakan orang melakukan re-post atau memposting link berita (dari sumber berita yang mainstream). Di twitter, orang melakukan retweet. Blog? he he he … re-blog lah jadinya. Maka kita semakin diajarkan untuk tidak kreatif. Teknologi mempermudah kita untuk menjadi tidak kreatif. Ini yang berbahaya. Apa jadinya kita ini?

Mari kita membuat yang baru. Hentikan re-post, re-tweet, dan re-re lainnya. Katakan tidak! untuk mainstream.

Iklan

26 pemikiran pada “Bangsa Yang Tidak Kreatif

  1. re-pot πŸ™‚
    dan ditiru adalah salah satu resiko ketika kita jd pionir, menciptakan ide & trend baru di negeri ini. Jikalau tidak menciptakan terobosan baru, maka kita hanya bangga sbg “the legend” karena bangsa ini banyak kaum kapitalis mas bro..

  2. sebenarnya tidak ada orang yg ingin tidak kreatif Bro, tapi kalau dilihat dari negara yg paling maju di Asiapun dulunyapun menjadi negara penjiplak dan sekarang diikuti oleh negara-negara yg akan maju lainnya…

  3. serem liat poster-poster yang hasil plagiat. bukan hanya karena plagiatnya, tapi lebih serem lagi melihat film Indonesia yang sudah jadi ‘Barat’ banget. badan sensor kemana ini? 😦

  4. Indonesia hebat, kalo g kebanyakan korupsi, lagian orangnya maunya untung sebanyak-banyaknya tidak memikirkan masa depan buat indonesia, jadilah indonesia yang mulai tidak kreatif karena indonesia belum bersatu, kalo yang didaerah-daerah udah bersatu kita bisa kreatif, banyak alat musik indonesia yang hebat belum diketahui dunia. ( contohnya : angklung , sasando dll ) menurut saya bisa mengalahkan k-pop.( blog saya http://aldirahmanuntoro.blogspot.com/ )

  5. Halo Pak Budi
    Saya masih yakin orang2 Indonesia lebih kreatif. Singapore terlihat begitu maju karena di support dari luar dan memanfaatkan potensi SDM & SDA Indonesia. Kalau hukum di Indonesia sudah benar dan orang2 cerdasnya dapat bersinergi, singapore pun akan terlewati! πŸ™‚

  6. Tahun 90-an, ada sutradara video klip yang bilang, kalau ingin jadi kreatif, tonton MTV selama 24 jam, lalu buatlah video klip yang berbeda dari semua yang ditonton.

    Kalau diterapkan pada berita, mungkin bacalah berita selama 7 hari, lalu buatlah berita yang berbeda dari semua yang sudah dibaca atau ditonton.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s