Pembantu Juga Manusia

Heran saya melihat ada banyak orang (keluarga) yang menganggap pembantu itu seperti budak. Mereka dituntut kerja 24 jam sehari dengan gaji (diusahakan) sekecil mungkin dan dengan fasilitas seadanya. Mereka tidak diberikan tempat tinggal yang layak, tidak diberi makan. Padahal kalau kita pahami, mereka justru tidak punya uang untuk kesemuanya itu.

Yang membuat saya tambah heran adalah tidak sedikit keluarga yang melakukan itu  malah dari keluarga yang kaya. Apakah mereka tidak paham bahwa pembantu itu juga manusia?

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

6 responses to “Pembantu Juga Manusia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: