Berkas-berkas Raksasa

Saat ini saya sedang upgrade komputer. Tepatnya upgrade notebook. Pekerjaan yang menyebalkan – tapi juga exciting – adalah memindahkan berkas dan aplikasi dari komputer lama ke komputer baru. Menyebalkan karena banyak yang harus dikerjakan. Menyenangkan karena bisa memulai dari sistem yang bersih, lepas dari “sampah-sampah” (berkas-berkas yang  tidak penting) di sistem lama.

Kesulitan yang saya hadapi adalah banyak berkas yang berukuran raksasa. Sebagai contoh, saat ini saya sedang memindahkan sebuah berkas (VM) yang berukuran 20 GBytes. Tadinya saya coba copy berkas ini ke external disk, tetapi ternyata format file system yang digunakan (NTFS?) tidak memperkenankan satu berkas berukuran raksasa. Setelah coba sana sini, akhirnya saya putuskan untuk memindahkan melalui jaringan. Nampaknya ini bisa dilakukan hanya saja dia membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu 3 1/2 jam. (Kecepatan transfernya ternyata hanya 1,7 MB/detik.)

Saya jadi teringat jaman dahulu, jaman masih menggunakan DOS (di komputer PC XT) dan CP/M (di komputer Apple ][). Berkas-berkas pada masa itu ukurannya masih kecil-kecil. Satuannya masih Kilo bytes (KB). Hi hi hi. Sekarang? Ampun deh. Raksasa sekali. Padahal fungsinya masih sama. Yang namanya word processor pada masa itu, WordStar (WS), cukup dalam satu floppy disk yang kapasitasnya hanya 1,2 MBytes.

Programmer jaman dahulu, karena dibatasi dengan ketersediaan memori yang terbatas, menghasilkan kode yang lebih efisien. Kalau sekarang, memori berlimpah. Jadi tidak ada yang tertarik untuk merampingkan kode. Begitu?

… merasa menderita dengan berkas-berkas raksasa …

Iklan

16 pemikiran pada “Berkas-berkas Raksasa

  1. Iya pak ada benarnya untuk pertanyaan yang “Begitu?” :).
    Bapak pernah membandingkan gak kecepatan waktu transfer file yang ukurannya kurang lebih sama namun berbeda dari segi jumlah.
    Misalnya satu buah file berukuran 10 GB vs banyak file yang berukuran kurang lebih sama.

    Selama ini yang saya temukan lebih cepat satu buah file dibandingkan banyak file dalam size yang +- sama. Apa penyebabnya? Atau kenapa?

  2. @Idham, itu namanya redundant di layer sistem operasi. JIka mentransfer banyak file, maka pada waktu setiap kali mentransfer file, sistem operasi akan melakukan pekerjaan “administrasi” untuk setiap file yang di transfer. Sedangkan jika di zip dulu, maka pekerjaan administratif akan dikurangi menjadi hanya 1 kali.
    Logikanya mirip kayak pengiriman dokumen melalui pos, jika di ecer maka akan menjadi lebih lambat dan mahal (ada resiko per bagian dokumen data pada sequence yang berbeda), tapi kalo di bundel menjadi lebih murah dan cepat.

  3. jaman DOS itu asik ya pak.. anak-anak sekarang cuman tinggal klik sana klik sini..
    programming dulu ada basic, c, pascal, fortran, cobol hehe..
    serupa dengan ms word ada WS, CW
    spreadsheet ada lotus123, dbase
    PCtools utiliti paling top..
    game-game seperti commander, digger nih paling populer..

    Dan dunia serasa hancur ketika disket yang diputar memunculkan pesan error…
    Cannot read from drive A: Abort, Retry, Ignore, Fail?

    Jadi nostalgia..

  4. lha kalo di ganti ke fat32 gak bisa ya? saya juga ingat file film sebesar 4 GB gak bisa dipindah ke UFD karena typenya NTFS saya kira kalau UFD saya yg rusak 🙂

  5. Berkas2 jaman dulu ukurannya kecil mungkin karena berbasis teks saja. Sedangkan sekarang jamannya multimedia. Blueray RIP puluhan GB sudah bukan hal aneh 😀

  6. 1. Zaman dulu semua serba kecil, padahal aplikasi game grafis & audio video juga sudah ada (meski resolusi masih terbatas). Programer dipaksa diet code menyesuaikan dgn keterbatasan hardware.

  7. [2] Zaman skrg kebalikan, obesitas code. Text editor ukurannya berkali lipat Ventura Desktop Publisher th 80-an, padahal Ventura sdh grafis. Makanya lulusan Komputer rata2 tdk bisa merancang software buat mikro, apalagi buat OS 🙂 .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s