Terjajah Di Kota Sendiri

Semalam kami makan di luar. Diputuskan berangkat setelah maghrib dulu karena males kalau cari-cari tempat shalat. Kadang restoran atau kafe tidak menyediakan tempat sholat yang memadai sih. Keputusan yang salah.

Setelah mencapai tujuan pertama, ternyata tidak ada tempat parkir. Bukan hanya tidak ada tempat parkir, tempat makannya pun sudah penuh orang. Oke. Kami putuskan untuk tujuan kedua, yang mana ini di sekitar jalan Riau. Ternyata sama saja. Penuh. Bahkan jalan menuju ke sana pun sudah harus berkutat dengan banyaknya orang. Tempat berikutnya sama saja. Akhirnya kami terdampar di Sate Hadorie yang di jalan Laswi. (Reviewnya kapan-kapan ya.)

Saya merasa seperti terjepit di kota sendiri. Tidak dapat menikmati kota sendiri. Ada perasaan menyalahkan tamu kota Bandung juga sih. he he he.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

6 responses to “Terjajah Di Kota Sendiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: