Tag

, , , ,

Salah satu masalah terbesar dari perkuliahan – menurut saya tentunya – adalah tidak adanya siklus tertutup (closed loop). Kebanyakan pengajar (guru, dosen) mempersiapkan bagian awalnya. Kuliah dimulai dengan baik. Bahkan sampai tengah-tengah perkuliahanpun masih baik. Asumsinya begitulah. Untuk sementara kita lupakan dosen yang mangkir. Nah, begitu sampai di akhir, mulailah muncul masalah.

Pada akhir perkuliahan mahasiswa diuji atau diukur pemahamannya dengan ujian. Setelah ujian diperiksa, nilai diberikan. Setelah itu? Ya selesai. Ada mahasiswa yang lulus dan ada mahasiswa yang harus mengulang. Mungkin juga ada yang diberi kesempatan mengulang pada kesempatan yang sama, remedial.

Yang menjadi masalah di sini adalah tidak ada diskusi setelah akhir kuliah. Padahal mestinya ada fase mendiskusikan hasilnya. Melakukan evaluasi atas semuanya, dari sisi mahasiswa maupun dosen. Apakah materi sudah cukup baik atau relevan? Bagaimana cara menyampaikan materi tersebut? Dan seterusnya. Mahasiswa sudah tidak tertarik untuk mendiskusikan hasilnya karena sudah akan menghadapi kuliah baru. Demikian pula dosennya juga tidak tertarik untuk melakukan pembahasan karena toh kuliah sudah selesai. Repot-repot amat harus kerja tambahan.

Nah … tahun depannya kita menghadapi masalah yang sama.