Serpihan Ide

Sejujurnya ini adalah catatan diri dalam berusaha untuk menulis. Tadi ada beberapa ide tulisan blog. Karena satu dan lain hal, saya menunda untuk menuliskannya. Sekarang, ide-ide tersebut buyar. Bertebaran. Mereka menjadi serpihan ide.

Kalau saya kumpulkan, serpihan-serpihan ide itu bertuliskan kata-kata seperti berikut.

makalah, deadline, grafik, set, foto, hash, rainbow, security, food, budget, seminar, laporan, dana, lambat, tanggung jawab, musik, raspberry pi, gitar, teori, praktek, dropbox, leadership, update, pemrograman, URL, generator, woles, kopi, mainstream.

Mungkin bisa dibuatkan sebuah program untuk membuat sebuah cerita berdasarkan kata-kata di atas? Hmm…

6 Comments

  1. “makalah, deadline, grafik, set, foto, hash, rainbow, security, food, budget, seminar, laporan, dana, lambat, tanggung jawab, musik, raspberry pi, gitar, teori, praktek, dropbox, leadership, update, pemrograman, URL, generator, woles, kopi, mainstream.”

    Cafe itu mulai sepi tapi K masih belum mau beranjak. Kopi hitam yang ia pesan tersisa setengah dan raspberry pi yang dipesannya hanya berubah bentuk. Musik dengan alunan gitar menemani malam yang kian pekat. Ia tahu ia harus pulang untuk mengejar deadline makalah tapi ia bosan dengan teori. Ia ingin praktek pemrograman tanpa perlu tanggung jawab untuk membuat laporan dana dan budget. Ah, sebaiknya aku tidur saja, ujarnya sebelum tulisan ini menjadi konspirasi kata yang mematikan imaji

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s