Complacency: Terlena Oleh Kepuasan

Saya melihat banyak orang di sekitar saya yang terlena oleh kepuasan. (Saya masih bingung mencari terjemahan yang paling pas dari kata “complacency“.) Banyak orang yang merasa telah pandai dan kemudian berhenti atau tidak mau belajar. Padahal belajar itu waktunya adalah seumur hidup. Yang juga membuat sedih adalah yang terlena ini juga bukan hanya orang yang sudah berumur, tetapi juga anak-anak muda.

Semakin saya mengetahui sesuatu semakin saya sadar ada banyak lagi yang tidak saya ketahui. Semakin banyak hal yang harus dipelajari lagi. Aku ingin terus belajar. Terus. Terus …

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

6 responses to “Complacency: Terlena Oleh Kepuasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: