Komedi Berdiri

Ini aslinya berjudul “stand-up comedy“. Karena ingin berbahasa Indonesia, saya terjemahkan jadi “komedi berdiri“. Aneh aja. he he he. Susah juga ya kalau menerjemahkan sesuatu ke bahasa Indonesia tapi kurang kena terjemahaannya. hi hi hi.

Tadi pagi saya baca tulisan tentang stand-up comedy ini di sebuah tempat jejaring sosial. Kemudian saya timpali bahwa saya sebetulnya ingin mencoba hal ini. Pikir-pikir, sebetulnya saya sering melakukan ini di depan kelas saya ya? Maka tadi sore pun saya mencoba stand-up comedy di kelas saya. Mahasiswa terpingkal-pingkal. Eh, tapi apakah mereka dapat memahami apa yang saya ceritakan atau ajarkan? Bagaimana kalau mereka tertawa tetapi tidak mengerti? Waduh.

Mengenai stand-up comedy ini banyak orang yang mengira ini mudah. Tinggal maju ke depan dan melucu. Wah, salah besar. Untuk melakukan komedi ini dibutuhkan persiapan. Kita harus membuat materinya terlebih dahulu dan kemudian mengujinya. Kalau tidak begitu, bisa-bisa kita sekarang lucu, besok dibantai oleh pendengar. Boooooo.

Hal lain, menurut saya, stand-up comedy ini sebetulnya kurang cocok dengan kebiasaan kita. Kalau di Indonesia, lawakan itu biasanya dilakukan secara keroyokan. Maka dari itu bentuknya adalah grup yang jumlah anggotanya bisa 3 atau 4 orang (atau bahkan lebih – kalau seperti Srimulat). Kalau sendirian, ini sih gaya Barat. Tapi memang sekarang tidak penting lagi Barat atau Timur. Yang penting adalah lucu.

Oh ya, tadi di kelas saya tunjukkan stand-up comedian yang saya ikuti jejaknya; Johnny Carson, David Letterman, … dan bahkan sampai yang sesungguhnya bukan pelawak tapi lucu yaitu Sir Ken Robinson. Mereka lucu-lucu. hi hi hi.

Iklan

13 pemikiran pada “Komedi Berdiri

  1. Saya suka stand up comedy. Dan salut dengan comedian yg bisa membawakan cerita berbeda yg lucu setiap kali tampil. Mungkin jauh lebih sulit jadi comedian dari pada penyanyi ya? Kalau penyanyi kan bisa nyanyi lagu itu-itu saja. Kalau comic harus berbeda setiap tampil.

  2. kenapa ga coba di upload video nya pak budi, kan pengen tahu juga, “komedi berdiri” ala anda, hehehehe pissss……….

  3. Kalo dikatakan kurang cocok dengan kebiasaan kita mungkin kurang benar Pak. Kita sudah lama menikmati “stand up comedy”. Salah satunya almarhum Gepeng (pelawak srimulat). Sering melakukan monolog yg tidak jauh beda dengan stand up comedy, dan itu lucu sekali.

  4. Sebenarnya kita tidak asing dengan stand up commedy. Cuma di Indonesia sini pelakunya bukan disebut stand-up commedian, tapi da’i!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s