Tag

,

Senin sore kemarin saya sudah bersiap-siap untuk mengajar. Macbook sudah hidup dan saya mulai memasang kabel sambungan ke proyektor LCD. Kabel penyambung tersebut nampaknya sudah bermasalah karena beberapa warna hilang. Saya goyangkan kabelnya dan warna menjadi tampak bagus. Hanya saja tampilan di Mac saya agak bermasalah. Untuk memperbaikinya, saya pikir sebaiknya saya restart Mac ini.

Restart. Lama saya menunggu kok Mac ini tidak restart saja. Setelah menunggu lama, terpaksa saya power off dengan menekan tombol power. Setelah itu saya nyalakan lagi. Ternyata, dia tidak mau menyala. Setelah layar putih beberapa lama, muncul gambar “Folder” dengan tanda tanya di dalamnya. Mac tidak bisa boot.

Kelas akhirnya saya lakukan dengan meminjam notebook dari mahasiswa. Untungnya materi kuliah saya sudah saya upload ke internet, sehingga saya bisa memberikan kuliah setelah download materi kuliahnya. (Itulah sebabnya saya menyarankan dosen-dosen untuk menyediakan materi kuliahnya secara online.) Hanya saja, batre notebook mahasiswa ini tidak penuh sehingga nantinya menjelang akhir kuliah notebooknya shutdown. Entah kenapa mahasiswa yang bawa notebook di kelas ini tidak bawa charger-nya.

Sampai di rumah saya oprek Macbook ini. Tidak bisa. Akhirnya saya coba menekan kunci “option” dan “R” ketika menyalakan Macbook. Di layar muncul opsi untuk memilih network. Saya pilih network kami. Ternyata dia mencoba download sebuah aplikasi. Saya coba. Setelah 1 jam 30 menit akhirnya layar Macbook tampil. Ada opsi untuk restore (dari Time Machine), install OS Mac Lion, dan program Disk Utility. Saya gunakan Disk Utility untuk mencari harddisk internal. Tidak ketemu. Nampaknya memang disknya yang tewas. Kemudian saya lanjutkan dengan melakukan restore ke external disk (untuk punya disak yang nganggur). Dua jam kemudian Macbook saya nyala dengan disk external. Artinya Macbooknya sendiri tidak masalah. Disknya yang masalah. Waktunya ke toko …