Engkau Berubah

Semenjak mendapatkan jabatan itu, engkau berubah.
Untuk menjawab pertanyaanku pun engkau menerapkan protokoler yang super kompleks.
Cita-citamu pun berubah untuk mendapatkan jabatan yang lebih tinggi.

Semenjak engkau terkenal, engkau berubah.
Tak mau lagi engkau nangkring di warung pinggir jalan.
Dandananmu pun harus yang mahal dan bermerek.

Menarik sekali untuk melihat perilaku seseorang setelah fame and fortune menghampiri mereka. Sedih melihatnya. Padahal jabatan dan ketenaran itu hanya sesaat saja. Setelah itu mereka kembali menjadi manusia biasa lagi. Setelah itu baru mereka ingin berubah menjadi biasa lagi tetapi sudah terlambat. The damage is already done.

Tidak banyak orang yang tetap bersahaja seperti sebelumnya. Lihatlah sekeliling kita. Berubahkah kita?

Iklan

11 pemikiran pada “Engkau Berubah

  1. Tentu tidak banyak yang tetap konsisten dalam menjalani kehidupan ini. Tetap merakyat, tetap supel, tetap ramah, tetap dermawan, tetap santun. Ketika perhiasan dunia mulai mengelilinginya banyak yang kemudian mabuk dan lupa. Hanya manusia yang unggul saja mampu menepisnya. Salam cemerlang!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s