Cerpen Mandheg

Mungkin banyak yang sudah bosan menanyakan bagaimana kelanjutan cerita “Jek & Sar” dan “Aku Tak Tahu Namamu”. Saya sendiri juga bosan bertanya kepada diri sendiri mengapa ini belum dilanjutkan juga. Jawabannya sebetulnya tidak sulit, yaitu saya lupa karakter-karakter yang ada di tulisan tersebut sehingga untuk melanjutkan ceritanya takut salah karakter.

Solusinya sebetulnya juga sudah jelas, yaitu saya membaca ulang tulisan tersebut dan mengingat-ingat kembali karakter-karakter di situ. Terus dari sana dikembangkan lagi. Hanya saja saya termasuk orang yang tidak suka membaca tulisan diri sendiri. Write and publish. That’s it. Tulis dan terbitkan.

Dahulu cerita tersebut dimulai dari situasi yang kemudian diisi oleh karakter-karakter. Jadi karakternya dikembangkan sambil jalan. Mungkin teknik seperti ini salah ya? Atau mungkin memang seperti ini tetapi kemudian jangkarnya menjadi karakternya. Mungkin saya terlalu berkonsentrasi kepada plot dan situasi.

Ini dia kalau “penulis” main hantam kromo tanpa mau belajar teorinya. he he he. Biar ah …

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

4 responses to “Cerpen Mandheg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: