Tag

, ,

Mungkin banyak yang sudah bosan menanyakan bagaimana kelanjutan cerita “Jek & Sar” dan “Aku Tak Tahu Namamu”. Saya sendiri juga bosan bertanya kepada diri sendiri mengapa ini belum dilanjutkan juga. Jawabannya sebetulnya tidak sulit, yaitu saya lupa karakter-karakter yang ada di tulisan tersebut sehingga untuk melanjutkan ceritanya takut salah karakter.

Solusinya sebetulnya juga sudah jelas, yaitu saya membaca ulang tulisan tersebut dan mengingat-ingat kembali karakter-karakter di situ. Terus dari sana dikembangkan lagi. Hanya saja saya termasuk orang yang tidak suka membaca tulisan diri sendiri. Write and publish. That’s it. Tulis dan terbitkan.

Dahulu cerita tersebut dimulai dari situasi yang kemudian diisi oleh karakter-karakter. Jadi karakternya dikembangkan sambil jalan. Mungkin teknik seperti ini salah ya? Atau mungkin memang seperti ini tetapi kemudian jangkarnya menjadi karakternya. Mungkin saya terlalu berkonsentrasi kepada plot dan situasi.

Ini dia kalau “penulis” main hantam kromo tanpa mau belajar teorinya. he he he. Biar ah …