Tag

,

Dahulu waktu harga disk masih mahal, kebanyakan orang koleksi film, lagu, dan berkas-berkas digital lainnya dalam CD atau DVD. Namun ternyata usia DVD juga terbatas dan ternyata mudah rusak juga. Begitu rusak sedikit, tewas. Maka mulailah orang menyimpan (archive) berkas-berkas tersebut di harddisk.

Harddisk juga ternyata bermasalah. Saya pikir usia disk bisa lama sekali ternyata tidak juga. Maksudnya tadinya saya pikir usia harddisk itu bisa 20 tahun, misalnya, tetapi kenyataannya kok jauh di bawah itu. Selain itu teknologi disk juga berubah dengan pesat sehingga jenis dan ukuran disk juga berubah. Misalnya disk dulu berukuran ratusan GB, tapi sekarang disk sudah mulai berukuran TB.

Kalau dulu koleksi film dan lagu dalam disk 300 GB, sekarang harus dimigrasikan ke disk 1 TB. Lantas disk 300 GBnya untuk apa ya? Sebentar lagi juga disk 1 TB itu sudah harus diganti lagi dengan 2 TB, dan seterusnya. Artinya upgrade terus.

Sebetulnya ada alternatif lain, yaitu disimpan di “cloud”. Namun kecepatan akses – setidaknya, di tempat saya – masih super lambat. Bayangkan kalau saya harus upload 1 TB. Berapa lama? Namun setidaknya ada alternatif lain untuk masa depan.

Bagaimana Anda menyimpan (archive) berkas film dan lagu-lagu Anda?