Menjelaskan Itu Harus Sabar

Menjelaskan sesuatu – termasuk juga mengajarkan sebuah topik – ternyata membutuhkan kesabaran, yang kadang kadarnya harus luar biasa. Seringkali kita tidak dapat menjelaskan sekali saja langsung dapat dimengerti. Kadang-kadang setelah berkali-kali mencoba menjelaskan ternyata tetap tidak dimengerti. Kalau sudah begini, seringkali kita  malah jadi frustasi dan marah-marah. he he he.

Ada beberapa alasan mengapa orang tidak dapat menerima apa yang kita sampaikan: (1) belum cukup ilmu untuk dapat memahami / mengerti pentingnya apa yang kita ajarkan, (2) penjelasan kita kurang baik, dan (3) memang yang bersangkutan tidak mau mengerti (misalnya, karena sudah punya pemahaman yang berbeda). Ketika kita  mengajar, mungkin yang paling sering dihadapi adalah yang nomor satu. Dulu ketika saya belajar Fourier Transform (dan Fast Fourier Transform, FFT), saya tidak tahu untuk apa. Ilmu saya belum cukup. Setelah lulus, bertahun-tahun kemudian, baru mengerti untuk apa dan mengapa itu penting. ha ha ha.

Yang paling repot adalah yang nomor tiga, tidak mau mengerti. Yang ini malah kadang orangnya sudah memiliki ilmu yang cukup tinggi. Mestinya sih dia dapat mengerti, tapi tidak mau ajsa. Kalau sudah begini ya kita punya dua pilihan, menyerah atau menambahkan tingkat kesabaran. hi hi hi.

Sabar, sabar, sabar.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

9 responses to “Menjelaskan Itu Harus Sabar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: