Kurang Inisiatif

Mengapa ya banyak orang (di Indonesia?) yang kurang inisiatif? Mereka maunya diberitahu; harus ini dan itu. Padahal semestinya mereka dapat mengambil inisiatif.

Saya bisa mengerti kalau ini hanya ada di kalangan orang yang tidak berpendidikan tinggi. Herannya ini juga saya temui dengan orang yang lulusan perguruan tinggi dan bahkan lebih tinggi lagi. Mereka hanya mau mengerjakan sesuatu kalau disuruh. Tidak ada inisiatif sama sekali.

Apa karena mereka takut salah? Padahal salah itu adalah hal yang biasa. Tidak perlu takut. Tidak perlu juga merasa defensif jika diberitahu itu salah. Biasa saja. Yang penting adalah menyadarinya kemudian memperbaikinya.

Nah, apakah Anda termasuk yang berani melakukan inisiatif? Ataukah harus disuruh-suruh?

Iklan

9 pemikiran pada “Kurang Inisiatif

  1. Itulah stresnya pak di Indonesia. Anak buah kurang proaktif.

    Makanya masih jarang orang Indonesia yang jadi entrepreneur. Jadi entrepreneur harus super super proaktif…. sementara mentality kita lebih pasif dan menunggu perintah.

    Makanya lowongan PNS dan TNI luar biasa peminatnya di Indonesia, bandingkan dengan orang yg pingin jadi entrepreneur.

    Di Amerika, peminat untuk jadi Federal Employee nggak banyak, malah ada beberapa negara bagian yang sepi sekali peminatnya….

    Demikian juga yang mau jadi tentara gak banyak, makanya sampai diiiming-imingi jadi Citizen cepet, beasiswa GI Bill etc.

    Di Indonesia orang rela nyogok untuk jadi TNI…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s