Membangun Argumentasi

Sering merasa geli melihat diskusi (atau membaca komentar di berbagai jejaring sosial) dengan argumentasi yang tidak masuk akal. Lucu. Terlihat alasan yang dikembangkan asal-asalan. Bahkan alasannya pun belum sempat berkembang atau memang sesungguhnya tidak memiliki potensi untuk berkembang. Lebih baik argumentasi yang digunakan super ngawur sehingga kita bisa tertawa bersama.

Bagaimana ya cara mengajari siswa untuk berpikir runut? Apakah ada tugas atau latihan untuk itu? Tentunya ini tidak dapat dikemas dalam bentuk ujian pilihan berganda ya? Kalau kemampuan ini tidak kita ajarkan kepada generasi muda, nanti yang ada adalah argumenatasi “pokoke”.

Awalnya lucu, tetapi kemudian bisa menjadi menyedihkan ketika yang bersangkutan tidak dapat mempertahankan argumentasinya dan kemudian mencari cara lain untuk melarikan diri, misalnya menjatuhkan orang lain. Yang ini tidak lucu. Sungguh.

Iklan

5 pemikiran pada “Membangun Argumentasi

  1. Ada baiknya jika kita harus mengetahui tata cara berargument yang baik dan benar, seperti menggunakan bahasa yang baik dan sopan, tidak memotong pembicaraan orang, dan tidak bermaksud untuk menjatuhkan lawan diskusi 🙂 Salam sukses..

  2. sepertinya banyak yang seperti itu. Dikarenkan ketika di sekolah kurang diajari hal yang demikian. Padahal hal itu penting, untuk menyampaikan suatu gagasan. Semoga dengan membaca ini saya pun, juga semakin baik lagi. Informasinya keren pak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s