Tag

,

Sering merasa geli melihat diskusi (atau membaca komentar di berbagai jejaring sosial) dengan argumentasi yang tidak masuk akal. Lucu. Terlihat alasan yang dikembangkan asal-asalan. Bahkan alasannya pun belum sempat berkembang atau memang sesungguhnya tidak memiliki potensi untuk berkembang. Lebih baik argumentasi yang digunakan super ngawur sehingga kita bisa tertawa bersama.

Bagaimana ya cara mengajari siswa untuk berpikir runut? Apakah ada tugas atau latihan untuk itu? Tentunya ini tidak dapat dikemas dalam bentuk ujian pilihan berganda ya? Kalau kemampuan ini tidak kita ajarkan kepada generasi muda, nanti yang ada adalah argumenatasi “pokoke”.

Awalnya lucu, tetapi kemudian bisa menjadi menyedihkan ketika yang bersangkutan tidak dapat mempertahankan argumentasinya dan kemudian mencari cara lain untuk melarikan diri, misalnya menjatuhkan orang lain. Yang ini tidak lucu. Sungguh.