Kebanyakan Email

Ini untuk kesekian kalinya saya menulis tentang kebanyakan email. Ya, saya memang kebanyakan email. Sudah direm-rem pun masih kebanjiran email.

Sering ada yang mengirimkan email tetapi belum sempat saya respon (misal, minta rekomendasi, bertanya tentang sesuatu, diskusi, dll.) karena saat ini sedang ada yang lebih urgen untuk ditangani. Setelah selesai menangani yang urgen, saya mencari email yang tadi. Eh, email-email tersebut sudah terdesak oleh email-email yang baru lagi, yang isinya kira-kira juga sama dan kepentingannya juga sama. Maka sulitlah saya menerapkan FIFO (first in, first out). Yang ada adalah random access. he he he.

Jadi, bagi Anda yang merasa sudah mengirim email (untuk sesuatu yang penting tentunya) tetapi belum saya balas, sekarang Anda tahu kenapa belum saya balas. Silahkan kirim email lagi. Tidak masalah kok.

Iklan

4 pemikiran pada “Kebanyakan Email

  1. Dua bulan terakhir ini, aku merasakan TMI (too much information) dari banjir email. Harus menyortir email dari tingkat pentingnya dan urgensinya.
    Andai membalas email bisa didelegasikan, sepertinya asyik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s