Tag

, ,

Kadang kepikiran mengapa saya mau mengerjakan apa yang saya kerjakan? Mengapa saya mengerjakannya melebihi dari expectation (melebih dari apa yang harus dikerjakan)? Jawaban saya hanya satu yaitu karena saya suka mengerjakannya. Saya mengerjakannya bukan karena uang yang saya terima. Bukan berarti saya menolak atau tidak butuh uang, tetapi uang bukan tujuannya. Demikian pula, saya tidak mencari pujian. Not fame and fortune.

Sayangnya saya masih melihat banyak orang yang mengerjakan sesuatu karena melihat bayarannya. Yang begini akan mudah terpancing untuk membanding-bandingkan pendapatan dirinya dengan temannya (atau teman temannya). Kok saya sudah bekerja sekeras ini mendapatkan segini? Sementara si fulan yang kerjanya hanya sedikit mendapatkan jumlah yang sama? Atau si fulanah mendapatkan lebih banyak. Kemudian ini menjadikan dia tidak termotivasi untuk bekerja. Bekerja hanya secukupnya saja. Dan ini justru membuat siklus yang melemahkan karena dia tampak sama seperti yang lainnya, tidak ada nilai tambahnya. Sehingga akibatnya penghasilan dia juga tidak nambah.

Saya bersyukur bisa mengerjakan yang saya sukai. Tidak semua orang seberuntung ini. Betulkah? Ataukah ini hanya persepsi kita saja? Entahlah.