Tag

, ,

Ini mungkin perasaan saya saja. Saya merasa bahwa pengendara kendaraan (mobil dan motor) di Bandung tidak terlalu memperhatikan (batas) jalur jalan (lane). Banyak yang mengemudikan kendaraannya tidak di jalur. Jalur yang harusnya untuk 2 kendaraan menjadi 3 kendaraan. Atau kalaupun sendirian, jalan juga di tengah menghabiskan 2 jalur. Pokoknya asal aja. Padahal kalau di kota lain, yang tidak di lajurnya bakal disikat oleh kendaraan lain.

Mungkin hal ini terjadi karena banyak jalan di Bandung yang tidak memiliki tanda batas jalur. Lama kelamaan batas jalur pun tidak dianggap. Ya sekedar cat putih di tengah jalan. Waduh.

Kalau di kota Anda bagaimana?