Tag

,

Di tengah-tengah tanda tangan menguji mahasiswa tadi, ballpoint saya kehabisan isinya. Horeee. Saya senang. Bisa habis juga ballpoint. Biasanya ballpoint sudah hilang duluan sebelum habis isinya. Kali ini isinya bisa habis karena saya gunakan untuk memeriksa (memberi koreksi, catatan, dll.) tugas mahasiswa. Waktunya beli ballpoint lagi. Yayyy…

Membeli ballpoint merupakan hal yang menyenangkan. Pilih-pilih yang sesuai; warnanya, ketebalannya, ukurannya, enak pegangannya, dan tentunya harganya. Anehnya, mestinya pilih ballpoint yang enak dipakai tetapi seringkali pilih yang harganya murah. Kalau beli yang enak dipakai biasanya harganya mahal. Sayang juga kalau beli mahal-mahal terus hilang. Jadinya beli yang murahan. Itu algoritma optimasinya. hi hi hi. Sekali-sekali beli yang enak dipakai mesti agak mahalan sedikit.