Tag

,

Mengendari mobil – atau kendaraan secara umum – di Indonesia ini merupakan ujian kesabaran. Ada banyak pengendara yang tidak mengerti cara berkendaraan yang benar dan membahayakan dirinya serta orang lain di sekitarnya. Saya tidak bermasalah disusul oleh kendaraan lain, karena pada dasarnya saya lebih sering memberi jalan kepada orang lain. Yang menjadi masalah itu kalau pengendara lain itu ugal-ugalan. Ini yang menguji kesabaran saya.

Sayangnya, yang ugal-ugalan itu tidak sedikit!  Setiap hari saya melihat pengendara yang ugal-ugalan ini. Saya heran. Apakah memang jumlahnya yang banyak? Atau saya saja yang memperhatikan ini sehingga malah jadi terlihat banyak? Katanya, kalau kita lagi berpikir tentang sesuatu – katakan satu jenis kendaraan tertentu – maka jenis kendaraan itu jadi sering terlihat. Demikian pula kalau teringat pengendara ugal-ugalan maka akan terlihatlah pengendara yang ugal-ugalan.

Apakah pengendara yang ugal-ugalan ini kalau tidak di jalan sifatnya tetap sama? Ataukah ada sesuatu di jalan yang membuat mereka menjadi ugal-ugalan dan tidak sabaran?

Sabar, sabar, sabar. hi hi hi. Setel musik saja ah, biar jadi lebih sabar. (Eh, tapi kalau musiknya beat-nya cepat jangan-jangan jadi ikut-ikutan ngebut ya? he he he)