Berkarya (itu) Untuk Diri Sendiri

Twitter crawler yang saya buat beberapa waktu yang lalu berhenti bekerja. Pesannya (error message) tidak jelas. Saya tidak tahu apa sebabnya. Dalam pertemuan penelitian minggu lalu, Andry (mahasiswa saya yang juga meneliti tentang ini) mengatakan bahwa ternyata akses ke twitter sekarang diharuskan menggunakan SSL/TLS. Oh begitu toh. Baru hari ini saya punya kesempatan untuk melihat kode saya dan mengaktifkan SSL, yang ternyata hanya 1 baris saja perubahannya. Beres. Jalan lagi.

Saya membuat crawler ini untuk sebuah penelitian, tetapi sesungguhnya saya membuatnya untuk diri sendiri. Saya tertarik dengan data dari twitter. Khususnya yang saya cari adalah struktur dari follower saya. Maka saya membuat kode twitter itu. Setelah data terkumpul nanti saya akan buatkan ceritanya. Saya akan menulis makalah tentang ini, tetapi sesungguhnya saya membuat ini juga untuk diri sendiri. Out of curiousity.

Di luar ini semua, banyak orang yang hanya pandai berteori dan tidak menghasilkan karya. Mahasiswa juga hanya pandai kuliah tetapi tidak menghasilkan karya. Bagaimana perusahaan calon tempat bekerja mereka dapat menilai kualitas mereka? Kalau hanya sekedar melihat ijasah saja tidak ada bedanya. Karya merupakan salah satu bukti. Karya untuk diri sendiri merupakan hal yang terbaik sebab ini menunjukkan passion yang bersangkutan. Why can’t they – the students – see this?

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

7 responses to “Berkarya (itu) Untuk Diri Sendiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: