(Masih) Memotret Makanan

Dari dulu, mungkin sejak mulai ngeblog, saya punya hobby memotret makanan. Bukan sebagai tukang potret professional, tetapi amatiran. Foto-fotonya kemudian saya upload ke internet. Mengapa memotret makanan? Karena mereka adalah obyek yang tidak bergerak sehingga mudah dipotret. Orang, misalnya, sulit dipotret karena bergerak. Selain itu makanan ada di mana-mana dan berbeda-beda. Memotret makanan adalah cara termudah belajar memotret bagi saya.

Kalau sekarang, memotret makanan dan memotret diri sendiri (selfie) sudah bukan hal yang aneh lagi. Bahkan sekarang nampaknya hal ini malah menjadi bahan tertawaan. Waaa. Ini bikin pusing saya.

Beberapa hari yang lalu, saya diundang dalam sebuah makan malam (dinner) yang agak formal. Jumlah orangnya hanya 9 orang sehingg kami hanya melingkar di satu meja saja. Ketika makanan disajikan, wah tampilannya sangat menarik. Saya jadi pusing. Mau motret kok gak enak. Gimana gitu. Mau tidak motret, kok sayang sekali. Satu makanan lewat. Makanan berikutnya datang lagi, menarik juga sajiannya. Waaa… Akhirnya saya bilang, saya minta ijin motret. Jangan ditertawakan ya? Mereka tertawa tapi memberikan ijin. hi hi hi. Akhirnya saya potret juga.

IMG_4110 dinner 1000

Foto-foto makanan yang lainnya saya simpan di tempat lain. Selamat menikmati … hi hi hi.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

6 responses to “(Masih) Memotret Makanan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: