Refleksi Pileg 2014

Ini merupakan catatan saya terhadap pileg 2014. Saya bukan pelaku politik. Bahkan pengamat yang cermatpun bukan. Jadi ini hanya sekedar catatan pribadi yang mungkin menarik bagi sebagian orang. Apa yang saya tuliskan tentunya menjadi sangat subyektif. Sah-sah saja jika Anda tidak sependapat.

Yang pertama dahulu. Banyak orang yang menginginkan Jokowi menjadi presiden tetapi tidak ingin memilih PDIP sebagai partai pilihannya. Ini merupakan hal yang sulit. Bagaimana kalau golput (tidak memilih partai) dan PDIP tidak mendapatkan suara yang cukup sehingga tidak dapat mengajukan Jokowi? Atau lebih parah lagi memilih partai lain dan kemudian partai lain ini mengusuk calon presiden yang tidak kita inginkan. Maka banyak orang yangΒ  terpaksa memilih PDIP. Dugaan saya sih lebih banyak yang golput untuk urusan ini.

Coba saja partai lain mengajukan Jokowi sebagai capresnya, saya menduga akan banyak suara yang mengalir ke mereka. Eh, malah partai lain tersebut mengajukan calon yang mboten-mboten. hi hi hi. Coba saja PBB, PKB, atau PPP mengajukan – atau bahkan sekedar mengindikasikan – Jokowi jadi calon presiden mereka, mungkin mereka mendapat tambahan suara dari orang yang ingin Jokowi tapi tidak PDIP.

Hal kedua, banyak simpatisan PKS yang nampaknya sekarang tidak menjadi simpatisan lagi. Mereka saya duga memilih untuk menjadi golput atau memilih partai Islam lainnya, mungkin ke PKB. Jangankan untuk menjadi juara, untuk mengalahkan Golkar saja tidak bisa. hi hi hi. Jangankan Golkar, yang lainnya juga tidak bisa.

Saya melihat PKS menjadi kurang simpatik, terlalu arogan dan eksklusif. Sebagai contoh, mereka merasa bakal mendapatkan suara sangat banyak. Padahal sudah diberitahu oleh simpatisannya bahwa mereka tidak memilih PKS lagi. Ada perbedaan antara memiliki target dan arogan. hi hi hi. PKS memang sedang kena gempur berbagai kasus. Sebetulnya kalau saja mereka mengakui kekurangan dan kesalahan yang ada dan melakukan perubahan dan berjanji tidak lagi, bukannya mencari-cari alasan atau pembenaran, maka simpatisan akan memaafkan mereka. Dan akan memilih mereka lagi. Para simpatisan ini tahu bahwa banyak orang PKS yang baik-baik dan sungguh-sungguh. Hanya saja di jajaran atasannya yang parah. Masih ada kesempatan bagi PKS untuk memperbaiki dan mendapatkan dukungan dari rakyat.

Selesai pileg. Sekarang pilpres, menurut saya sudah mudah. Saya tidak perlu sebutkan capresnya, kan? πŸ™‚

17 Comments

  1. saya sepakat bahwa orang PKS sangat arogan. Semua berita negatif direspon dengan bantahan, tapi pada saat yang sama mereka justru menyebarkan berita negatif terhadap lawan politik

    kesannya: yang lain pasti salah, gue selalu benar
    hasilnya: dulu saya pernah nyoblos PKB, demokrat dan PKS. sekarang nyoblos PDIP demi JKW4P πŸ™‚

  2. Ha ha ha… selalu saja PKS yang dijadikan sasaran. Partai-partai lain banyak yang lebih buruk alegnya. Bahkan ada partai ketika jadi oposisi saja sudah banyak koruptornya. Sekarang mau memimpin Indonesia, bagaimana jadinya…. sungguh terlaluuu (kata om Rhoma)

  3. Tumben topiknya mainstream lagi. πŸ˜›

    Sepikiran ketika ngomongin PDIP & PKS. Untungnya di daerah pemilihan saya, ada caleg dari PDIP yang saya yakini baik. Lalu tentang PKS, para politisi PKS yang sekarang tidak seperti sewaktu masih bernama PK. Kalau dikening mereka ada tombol ‘dislike’, bakal langsung saya klik deh.

  4. sepertinya jokowi akan menang mudah, namun saya cemas dengan partai2 yang menyokongnya, mereka pasti meminta jatah kekuasaan yang membuat kerja next president tidak maksimal

  5. Sayang sekali, orang sekaliber bapak ternyata bisa diombang-ambing media πŸ˜‰ sepakat ..hehehe
    teorinya sederhana,rakyat mesih pengen sengsara ,milih yg itu-itu aja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s