Pemimpin Pilihan Orang Indonesia

Setelah saya pikir-pikir dan amati, nampaknya tipe pemimpin pilihan orang Indonesia itu bukan tipe yang dapat menginspirasi kita tetapi yang dapat memecahkan masalah dalam jangka pendek. Fix short term problems.

Yang bisa menyelesaikan masalah kita tanpa kita ikut campur. Sebagai contoh, kita punya masalah dengan sampah, banjir, kemacetan, dan seterusnya. Kita mau cari pemimpin yang dapat memecahkan masalah itu tanpa kita peduli. Kita tidak perlu peduli dengan bagaimana kita membuang sampah. Kita lempar saja itu bekas botol aqua ke jalan. Atau, kalau di rumah, kita sapu itu sampah ke selokan. Itu bukan masalah kita lagi. Itu sudah masalah pemerintah. Demikian pula dalam bekendaraan kita tidak peduli dengan aturan lalu lintas; serobot saja, halangi jalan orang, tidak mau berbagi. Macet? Itu bukan salah kita. Itu salah pemerintah. Kita tidak mau memikirkan tentang resapan air. Semua tanah yang kita miliki, kita bangun gedung. Banjir? Bukan salah saya.

Kalaupun ada yang mau ikut berpartisipasi memecahkan masalah, yang dicari adalah pemimpin yang memberi instruksi (detail) bagaimana memecahkan masalah itu. Kita tidak mau memikirkan bagaimana memecahkan masalah itu. Kita minta diberitahu. Disuruh. Baru kita lakukan. Kita cari pemimpin yang penuh dengan instruksi-instruksi. Tanpa itu, kita tidak bergerak. Salah pemimpin tidak memberitahu kami.

Ya kalau tingkat pemikiran bangsa kita masih baru sampai segini, mosok kita perlu memilih pemimpin yang penuh dengan inspirasi, memiliki visi yang ke depan. Tidak perlulah. Bukankah begitu?

[sarcasm mode=off]

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

19 responses to “Pemimpin Pilihan Orang Indonesia

  • Dodi Raharja

    Pempimpin masa depan =
    Joko Widodo, Abraham Samad, Risma, Ridwan Kamil, Basuki T.P, Ridwan Kamil, Mahfud MD

  • arif keanu

    Pemimpin yang dibutuhkan Indonesia adalah pemimpin yang tegas, yang menjunjung tinggi keadilan, yang punya moral / attitude yang baik, yang cerdas, itu pemimpin yang ideal

  • ali

    Betul sekali Pak Budi, seharusnya dalam demokrasi, keterlibatan masyarakat harus lebih besar dalam berbagai aspek, tidak hanya dalam pemilu aja, lalu kita lepas tanggung jawab, dgn mengandalkan orang lain

  • yuti

    Dari tulisan ‘pemimpin pilihan orang Indonesia’ yang paling cocok dengan deskripsi tersebut adalah pak Soeharto. Mari rakyatku nonton berita jam 7 dan 9 malam, jangan lupa berbaris ketika rombongan kepresidenan mau lewat, dll. Tapi masa kita belum beranjak dari 20 tahun silam atau mau kembali? Saya cukup terkejut melihat truk-truk besar banyak yang dihiasi tulisan ‘enak jamanku toh’

  • mastopstory

    bangsa yang aneh kan pak?mungkin perlu memilih pemimpin dari bangsa lain.Bisa bangsa jin atau malaikat😀

  • Dedhi

    Kita kudu balik ke jaman Singapore dulu punya Lee Kuan Yeuw. Kudu pakai ancaman hukum atau denda yang keras, kudu pakai dissenting opinion squashed, kudu ada petunjuk hidup yang micromanage seperti milih jodoh. Hampir sama kayak Orde Baru. Cuman sisi positivenya kita ndak perlu takut kehilangan nyawa.

  • Budi Ridwin

    iya pak, sepertinya pemimpin yang penuh dengan inspirasi, memiliki visi yang ke depan lebih baik bekerja sama dengan pemimpin-pemimpin yang memiliki visi dan misi yang mirip-mirip saja ya Pak🙂 Kan kasian pemimpinnya jadi buang-buang umur juga jadinya kalau harus mengurus dan memimpin yang seperti itu🙂

  • hashbang

    Kelihatannya nggak sulit-sulit amat. Hahaha, menurut pengalaman yang saya punyai di sini. Tinggal eksekusi. Ga mikir-ga mikir. Monorel tinggal ngecor. Kalo masih banjir & macet? rapopo.

  • Mutia Ohorella

    Hehehe…setuju Pak !🙂

  • kharis

    Tak sulit memilih pemimpin di tanah air. Yang sulit adalah merubah kepribadian anak bangsa. Menciptakan perubahan bersaama dan Selalu memberi kontribusi yang berarti bagi NKRI.

    Tugas seorang pemimpin, mungkin menginspirasi terlebih dahulu hehe

  • d3d

    Betul Pak, banyak yang hanya bisa menyalahkan, sementara dia sendiri tidak berbuat apa2🙂

  • humantux

    Mungkinkah itu kultur di negeri ini? Karena di kelompok-kelompok kecil pun seperti itu Pak, orang yang memliki visi ke depan kerap diacuhkan jika memang belum memperlihatkan suatu bukti pekerjaannya.

    Apakah hal-hal kultur seperti itu bisa dirubah pak?

  • Budi Ridwin

    Bangsanya ngga salah, kultur/budayanya juga baik-baik saja🙂 yang mungkin perlu diperbaiki mentalnya. Mengutip kata-kata Emha Ainun Najib di TVRI beberapa tahun lalu
    : “Mental Bangsa kita itu Mental Juragan”, mungkin maksudnya banyak dari kita yang memiliki mental ahli dalam menilai dan membeli tapi tidak mau turun tangan untuk membuat apa yang di pikiran dan impiannya menjadi kenyataan, jadi tidak mengerti proses. Istilah kasarnya “Maunya Langsung Enak”

  • Priana Saputra

    Sip Kang, Tapi kebanyakan pemimpin malah yang meminta rakyat agar mengerti kemauan mereka, bukankah seharusnya sebaliknya….? Semoga negeri ini bisa lebih baik ke depan…

  • faralia15

    sebenernya cuma 1 syarat wajib yg di butuhkan oleh pemimpin dimana pun. KESADARAN AKAN AMANAT DARI TUHAN. ya kalo 1 syarat tersebut dipahami secara baik dan benar pasti yakin 100% apa yang dia usahakan dan jalankan berhasil walaupun rintangan sebesar apapun menghadang ya.

    [QUOTE]btw kalau ada yg lagi cari rumah idaman bisa nih liat di sini http://www.citragardenbmw.com/citragarden-bmw :malus[/QUOTE]

  • adienesia

    pemimpin yang dibutuhkan saat ini adalah salah satu kriterianya yaitu dicintai rakyatnya dan juga mencintai rakyatnya🙂
    salam kenal pak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: