Gagal Golput Karena Jokowi

Posting kali ini bertema politik. Saya ingin menunjukkan di mana saya berdiri. Mohon maaf bagi yang tidak berkenan.

Pada awalnya saya berniat untuk golput, seperti yang sudah-sudah. Saya sudah antipati terhadap retorika-retorika politik. Kebanyakan politisi hanya pandai bicara tetapi tidak ada yang dilakukannya. Saya, sebagai rakyat biasa, hanya menjadi obyek. Pelengkap penderita, bahkan.

Namun rencana saya untuk menjadi golput ini batal gara-gara Jokowi mencalonkan diri.

gagak golput karena jokowi

Saya tidak ingin berkampanye untuk Jokowi atau bahkan menjelek-jelekkan Prabowo. Tidak. Ada banyak alasan saya untuk memilih Jokowi. Ada banyak hal yang saya tahu secara langsung dan kemudian menjadi fitnah. (Saya tahu 1st hand. Langsung.) Yang saya sedih juga adalah orang-orang yang saya duga baik ternyata termasuk yang menyebar fitnah. Luar biasa buasnya mereka menyebar fitnah. Maka saya memutuskan untuk memilih Jokowi. Tidak golput.

Satu suara saya mungkin tidak berpengaruh banyak dalam hasil, tetapi dalam hati saya tahu bahwa saya sudah memilih sesuai dengan hati nurani saya. I can make peace with myself. There.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

39 responses to “Gagal Golput Karena Jokowi

  • Herman Susilo

    alhamdulillah, saya juga sudah memutuskan untuk tidak golput dan pilih no 2 pada 9 juli nanti.

  • onlyprint

    Ya namanya juga pilihan siapapun bebas milih dan siapapun nanti juga ada yg cemburu..

  • acuy

    Saya juga pilih joko, karena dia didzalimi. haha.

  • obat herbal pembesaran prostat

    saya pilih jokowi karena sederhan ambil no urut saja pakai bajay

  • Aldi Rahman

    gaya pidato jokowi, tidak sama dengan yang lain, makanya saya pilih jokowi juga

  • Puisi Erasa

    saya mendukung jokowi, karena lebih merakyat

  • Herian s

    Betul sekali, pilihan itu mau tidak mau harus di pilih. Siapapun orangnya yang akan menjadi pimpinan kita, semoga dapat menjadi pemimpin yang bijak sana yang mementingkan kesejahteraan rakyat.

  • coekma

    Saya pilih Jokowi sbg Pres dan Prabowo sebagai Wapres… Cocok dah… Hehehe

  • juragan.sipil

    Saya masih galau pak. Mau fokus piala dunia dulu. Pilihan saya tergantung siapa yg juara piala dunia ntar.

  • Urang Bandung

    Kata seorang dosen ITB: “Saya pilih Jokowi karena banyak yang memfitnah dia”. Pantesan negara ini gak beres2. Jangan pernah dong mengharap rakyat memilih pemimpin karena rancangan programnya dan kemampuan kepemimpinannya kalau kaum intelek saja kriteria pemilihannya serendah ini. Ck.. ck… ck…

    Kasih dong Pak alasan memilih Jokowi yang rasional & cerdas.

  • Emanuel Setio Dewo

    Setujuuu… saya juga akan berusaha bisa memilih walau pun mungkin terkendala administratif karena beda domisili

  • felisyah

    yuk teman teman mari gabung di poker online http://www.royalflush99.com bermain dengan uang asli via bank bca, bni dan mandiri

  • Insinyur

    Gagal Golput karena Jokowi. Karena Jokowi mencalonkan diri. Terpaksa saya harus memilih bukan Jokowi.

  • dityo

    saya pilih saya….

  • ALVI ALEVI

    Saya dukung baju kotak2 juga bro.. Bukan abang bakso ya. Tapi si Jokowo.. Haha..

  • apiqquantum

    Untuk Urang Bandung,

    Tolong cermati juga bagian ini,

    “Ada banyak alasan saya untuk memilih Jokowi. Ada banyak hal yang saya tahu secara langsung dan kemudian menjadi fitnah. (Saya tahu 1st hand. Langsung.)”

    Barangkali Anda dapat merevisi komen?

    Trims.

  • Urang Bandung

    apiqquantum, Bapak Dosen ITB ini tidak memberikan banyakan alasan yg lain dia yang saya harapkan lebih cerdas. Yang saya lihat alasan utama dari posting ini adalah “karena banyak yang memfitnah Jokowi”. Cerdaskah alasan tsb?

    Tidak, saya tidak merevisi komen saya. Lebih baik anda yang mencermati lagi isi postingnya. Terimakasih.

  • deteksi

    mantab pak, pilihan kita sama, salah satu alasan saya karena jokowi sudah diserang oleh mereka yang ngakunya dari partai paling islam.

    malah makin mantab pilih jokowi setelah dituding: “kalo gak dukung prabowo islamnya gak kaffah, liberal, JIL, syiah”. orang yang mudah menuduh begitu bahaya kalo jadi penguasa

  • Hamdani Pratama

    sebelum nya kalo pas pemilihan presiden,saya memilih tidur seharian di kamar menikmati libur kerja,kali ini saya akan berusaha datang ke TPS sepagi mungkin dan menjadi penyoblos pertama untuk Jokowi,kalo TPS nya belum buka,gpp saya tunggu aja sampe buka…

  • Budi Rahardjo

    Urang Bandung, seperti pernah saya tuliskan di tempat lain, orang tidak berubah dengan adanya tulisan ini. Masing-masing sudah menentukan pilihannya. Saya dapat menguraikan panjang lebar mengenai alasan, program kerja, bukti, visi, misi, dan seterusnya, tetapi yang terjadi adalah debat kusir. Lihat saja di berbagai tempat. Berdasarkan pengalaman yang ada, ruang seperti ini masih sulit untuk digunakan untuk berdiskusi secara dalam – ke luar dari topik cengengesan, marah-marah, warna baju, dan seterusnya yang bukan esensial. Sayangnya demikian. Masih belum. Dibutuhkan kesabaran yang luar biasa (lebih dari kalau dilakukan diskusi fisik langsung bertemu). Mungkin di suatu saat ketika teknologi lebih memungkinkan lagi.

  • anonim

    beri alasan juga kepada saya untuk memilih jokowi..

  • hananan

    memilih seseorang bukan hanya apa yang orang pilih.. jadilah diri sendiri..

  • alrisblog

    Memilih karena difitnah, hahaha…”keren”

  • indonews

    pilihan kita beda tp tetap damai om😀

  • Si Gemuk Merindukan Pizza

    Sama pak, terus terang baru kali ini saya mau nyoblos, seumur2 golput terus soalnya saya gak peduli dan suka politik. Saya kali ini pilih Jokowi dengan alasan yang sama karena dia datang dari raykat, bukan yang diberi kemudahan hidup dari lahir seperti pemimpin2 sebelumnya.
    Saya menempatkan diri sebagai pendukung Jokowi selama dia jadi capres, tapi jadi pengkritik dia pas dia sudah jadi presiden. Orang kayak Mas Joko gak perlu dihormati, dia gak gila hormat, gak perlu disembah, dia gak merasa paling pinter, ucapan dia gak perlu dikultuskan, wong dia mau mendengar, bukan didengar. Mau diperlakukan sebagai kambing hitam boleh, sebagai kambing conge boleh…oleh karenanya dengan presiden Jokowi, rakyat jadi raja….saya punya suara.
    Kalau yang pinter pidato, mengumbar janji dan memancarkan aura untuk disegani dan ditakuti sih…sorry la yaw…lest we forget…senior2 saya yg diciduk…waktu memang bisa mengobati…tapi sekali salah fatal ya gak bisa lah dimaafkan, orang hidup harus berani tanggungjawab, apakah salah dia karena khilaf maupun sifat
    Andaikan pak Iskandar Alisyahbana masih hidup, tentu beliau satu suara dengan pak Budi.
    Ayo pak…tanggal 9 juli kita ke TPS🙂 ini yang pertama buat saya, kemaren nyoblos caleg gak mau ikutan

  • obatsakitdalam

    saya baru 1x nyoblos.itu terjadi pd zaman sby. karena kharismanya saya memilih beliau.berharap semua rakyat indonesia punya hak hidup yang layak dan sama.jadi tidak hanya bercita-cita jadi pns baru punya masa depan.untuk kali ini pendapat kita sama pak. saya juga pilih jokowi.salam 2 jari

  • Bre AjiNa

    Fitnah ke pak Jokowi memang luar biasa … tapi untungnya banyak juga orang-orang secara sukarela membela (termasuk saya), karena ngak rela orang baik dijahati, dan ngak rela orang jahat memimpin negeri ini. Kehadiran Jokowi membuat saya punya harapan lagi akan ada Indonesia yang lebih baik …. salam 2 jari….

  • prajoko

    Saya pilih pak harto saja… saya pengen siapa yg salah langsung di dor… negara kita rakyatnya sudah banyak yg brutal…saling membunuh sampai mutilasi… bahkan negara kita sangat lemah sehingga di injak2 oleh negara lain…. TKI dibunuh… TKI diperkosa tapi apa reaksi pemerintah negara kita… saya pengen presiden yg di segani dan ditakuti oleh negara lain… supaya bangsa ini tidak semakin tertindas oleh negara lain… saya pengen presiden yg tegas…

  • Frillazeus

    Wah, padahal saya sebagai fansnya bapak sangat tertarik mendengar alasan Bapak memilih Jokowi. Baru pada pemilu kali ini, saya benar-benar berniat menggunakan suara saya, soalnya saya takut harga cabai dan kawan-kawannya naik nda berperike-dapur-an dan nyusahin orang tua saya. Cuma, saya masih bingung menentukan pilihan dan cenderung bukan ke Pak Jokowi. 🙂

    Apa saya kudu mampir ke lt. 4 lagi ya Pak baru bisa denger pendapat Bapak?😀

  • suzanawidiastuti

    saya juga gagal golput karena jokowi. karena memutuskan coblos no 2. alasan saya bukan karena dia dizolimi dsb, tapi karena sederhana: dia menawarkan kebaruan (seperti kata anies baswedan). saya percaya orang-orang baik disertai orang-orang baik pula, karena itu saya tidak bisa percaya Prabowo yang dikelilingi koalisi orang-orang bermasalah.

    ya, sepanjang lebar apapun kita menjelaskan alasan pilihan kita, itu akan percuma apabila diterima dengan pikiran negatif. karena itu, cukup sekian, tabik dan selamat malam.

  • coretankangdeny

    Ajakkan Pak Anies Baswedan.

    ” Jika orang-orang baik hanya menjadi pembayar pajak yang baik, lantas siapa yang me-manage uang pajak kita? thats the simple question. Makin hari uang pajak kita makin impresif, tiap tahun semakin besar APBN kita dari pemasukkan pajak ini. Apakah akan anda biarkan ditangani oleh orang-orang yang salah? Yuk kita berpikir ulang, kita turun tangan, Harus !!” Begitu ajakkannya.

    Politik bukan soal usia, selama yang dipikirkannya masa depan. Maka ia so young. Ialah Bapak Joko Widodo, seseorang yang tidak akan kikuk ketika berada diantara pedagang pasar tradisional. Coba ditest politisi DPR sana coba disuruh turun dipasar, mesti kebingungan.

    Coba kita ingat kembali, sudah 15 tahun reformasi kita lalaui, terlalu banyak hal “mandeg“, kita butuh orang yang mampu membuat terobosan. Melakukan tindakan-tindakan yg outside the box, dan itu hanya bisa dilakukan jika dia bukan bagian dari masalah.

    Karena itu jangan cari orang yang bagian dari masalah. Jokowi its a clear choice, dia datang membawa kebaruan. Muncul pertanyaan? wakilnya orang lama, Jusuf Kalla. Ia adalah politisi yang identik dan melekat dengan terobosan-terobosan. That’s we need.

    Competitornya adalah orang dari bagian dari orde baru dan beberapa “pekerjaan rumah” yang masih menjadi masalah serta pendampingnya adalah orang yang selama 15 tahun reformasi ini, Ia telah duduk dikabinet, diberbagai posisi kementerian. Big question is… apa yang sudah Ia lakukan? Disaat mereka sibuk melakukan iklan-iklan presiden sejak bertahun lalu. Dan ada orang baik disekitar kita yang sibuk bekerja nyata.

    He is one of us. Dia antithesa dari kebanyakan politikus kita. Dia menawarkan kebaruan. Pak Jokowi adalah pembaharu, dan Jusuf Kalla adalah senior politisi dengan penuh terobosan-terobosan. Keduanya adalah kombinasi yang pas.

    Kita bekerja dari pagi sampai dengan sore bahkan terkadang malam dan penghasilan yang kita terima setiap bulan dipotong sebagian untuk membiayai APBN republik ini. Ayo bantu orang baik ini (Jokowi – JK) untuk menyelamatkan APBN kita.

    PILPRES tahun ini Pilpres termudah saya menentukan pilihan.

    Salam kenal Pak Budi Rahardjo, jika senggang silahkan mampir ke tempat saya. http://coretankangdeny.wordpress.com

  • sarjoni

    Walau pilihan kita berbeda tetapi kita tetap saudara, walau pilihan kita beda tapi kita tetap satu bangsa.

  • Obat Pembesar Penis

    sama gan ini ane jg batal golput gara2
    smoga pakde jd presiden

  • obatsakitdalam

    saya juga memilih jokowi dan selalu golput.pilpres sebelumnya pilih sby,pilpres kedua golput lagi karena masih kecewa dengan kinerjanya sby untuk memperbaiki indonesia menjadi lebih baik.tapi untuk yang satu ini saya ikhlas untuk memilih lagi.#salam 2 jari
    http://obatsakitdalam.blogspot.com/

  • Cahyo

    ‘HAKAN KU SIA WAE!!!’, hehe, seperti itulah komentar golputer hari ini, setelah melihat jokowi jilat ludah sendiri, berkali-kali, blunder sana-sini!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: