Komentar Itu Mudah, Berkarya Itu Susah

Hal yang paling menyolok dari media sosial saat ini adalah banyaknya komentar, copy-paste berita, retweet, dan sejenisnya. Yang membuat tulisan / foto / video sendiri itu jarang. Pelajaran apa yang dapat ditarik dari fenomena ini? Ya seperti judul dari tulisan ini.

Membuat komentar itu mudah.
Berkarya itu susah.

Mengurutkan dua huruf sudah jadi komentar; “wk wk wk” atau “hi hi hi”. Mungkin kalau kita ketikkan dua huruf secara random-pun dapat menjadi komentar yang sah.

Saya khawatir kalau kebiasaan tidak berkarya ini diteruskan dia akan menjadi kebudayaan. Budaya tidak kreatif. Padahal katanya kita sudah masuk ke era ekonomi kreatif. Kalau kita tidak kreatif, kita bakalan dibantai lagi secara ekonomi. Penjajahan 3.0.

Untuk menjadi kreatif modalnya tidak susah kok. Murah. Hanya sekedar mengkhayal. Eh, jangan-jangan untuk sekedar mengkhayalpun kita tidak sanggup. Hadoh. Pingsan saya …

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

7 responses to “Komentar Itu Mudah, Berkarya Itu Susah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: