WiFi gratis, tapi …

Sekarang WiFi merupakan sebuah kebutuhan. WiFi harus ada dan gratis. Anak-anak sekarang kalau ke tempat makan yang dicari adalah WiFi gratisan dulu. Mereka akan merasa aneh kalau tidak ada layanan WiFi gratisan. Semua tempat – kafe, restoran, hotel, rumah sakit, bandara udara, … bahkan warteg (warung tegal) – menampilkan logo WiFi.

[di sebuah warteg berlogo free WiFi]

“Mas, kok WiFi-nya gak jalan”, tanya salah seorang pengunjung warteg.
“Iya nih, restoran di belakang WiFinya gak beres melulu”, jawab pemilik warteg.
Ternyata WiFi-nya ndompleng. hi hi hi.

Sayangnya WiFi gratisan ini seringkali tidak berfungsi. Hotel kemarin juga begitu. Kafe semalam juga begitu. Ini saya sedang di sebuah kedai kopi dan WiFi-nya tidak jalan. Maka saya menggunakan handphone saya untuk mengakses internet. Tethering. Jadi sesungguhnya kita harus ngemodal sendiri.

WiFi gratis, tapi gak jalan. Yaelah

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

12 responses to “WiFi gratis, tapi …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: