Tulisan Yang Tidak Selesai

Memiliki tulisan yang tidak selesai – eh, belum selesai – mungkin bukan masalah saya sendiri tetapi masalah umum bagi penulis. Apa yang dilakukan oleh para penulis terkenal dalam menghadapi hal ini ya?

Saya sih mengabaikannya. Kalau tidak selesai, ya tidak selesai. Hilang. Poof. Dissapear. Kalau memang tulisan itu layak untuk tayang, dia akan muncul kembali. Bahwa dia akan hadir melalui jemari saya atau orang lain, itu persoalan lain. Itu masalah keberuntungan saja. Itu masalah perang ego.

Yang membuat saya kesal adalah saya merasa potongan tulisan – atau bahkan sekedar potongan ide – luar biasa bagusnya. Bukan hanya sekedar pantas untuk dibagi, tetapi *harus* dibagi. Hanya saja dalam bentuknya yang potongan tersebut maknanya masih belum terkumpul secara sempurna. Ide yang ada di kepala saya tidak sampai kepada pembaca. Eh, bukankah itu hal yang bagus juga? Interpretasi yang berbeda merupakan hal yang menarik juga.

[contoh potongan prosa; unfinished poem?]


people are afraid of fading away

but, fading away we must

[soundtrack: Camel – Long Goodbyes …]

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

11 responses to “Tulisan Yang Tidak Selesai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: