Kapan Memberikan Brosur?

[Seri tulisan entrepreneurship]

Ceritanya begini. Anda sering melihat orang-orang membagikan brosur yang menawarkan produk atau layanan, bukan? Saya juga. Kadang kita sebal karena orang yang menawarkan brosur tersebut tampak maksa. Padahal kita tidak tertarik. Nah, saya akan memberikan pandangan dari sisi lain – dari sisi yang memberikan brosur tersebut.

Selebaran brosur itu bermanfaat untuk memberikan informasi kepada (calon) pelanggan mengenai produk atau layanan kita. Seringkali orang malu atau enggan bertanya. Mereka hanya melihat tulisan atau banner tetapi masih banyak pertanyaan. Sayangnya mereka sungkan untuk bertanya. Nah, untuk orang-orang seperti ini brosur sangat tepat.

Memberikan brosur kepada orang yang tidak memerlukan merupakan hal yang tidak efektif. Selain itu, brosur yang terbuang ini akan menjadi sampah dan tidak ramah lingkungan. Pegawai kadang diberikan target untuk memberikan brosur. Mereka tidak peduli tepat atau tidaknya. Yang penting brosur habis. Ini yang salah. Uang untuk brosur jadi tidak manfaat.

Mengenai kepada siapa brosur tersebut diberikan ternyata tidak mudah. Seperti tadi pagi, di acara Bandung Car Free Day, kami membuka lapak Insan Music Store. Kami juga membagi-bagikan brosur tetapi selektif kepada orang yang kelihatan berminat saja. Menentukan orang yang berminat ini yang susah. Jadi, saya melihat orang-orang yang lewat. Kalau mereka membaca banner kami dengan waktu yang cukup lama dan kelihatan tertarik barulah saya mendekat dan membagikan brosur. Kebanyakan orang hanya melengos saja. (Ini juga mungkin karena sulitnya penempatan banner kami. Di masa yang akan datang, enaknya kami membawa layar komputer yang besar dan biar mereka melihat sendiri saja. Ini lebih menarik.) Akibat pendekatan ini brosur tidak banyak yang kami bagikan, tetapi nampaknya efektif. Itu yang penting.

Next time: bawa genset + layar besar + sound system. Eh, ini mah buat panggung sendiri saja ya? hi hi hi.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

8 responses to “Kapan Memberikan Brosur?

  • mr jahe

    Pendekatannya tepat banget tuh pak. Saya kadang langsung ngeloyor pergi kalau baru melirik banner trus didatangi sama SPG atau SPB. Harusnya mah biarin baca dulu, baru deketin. Atau tunggu dipanggil.πŸ˜€

  • mahisaajy

    Kalau lebih efektif kayaknya menyebarkan brosur digital, pak. Ke forum-forum atau grup komunitas yg ada di facebook misalnya hehe. Cuma itu tergantung peraturan masing-masing grup. Kalau sampai kelewatan malah bisa di-kick.πŸ™‚

  • manfaat daun salam

    menarik sekali artikelnya gan makasih

  • Aldi Rahman Untoro

    memberikan brosur harus kepada orang yang tepat

  • toko bunga

    Paling mudah sebar brosur di food court dimana banyak orang kantoran makan siang. Meja2 makannya gak ada satpam yang jaga, jadi kita bisa sedikit bebas kasih brosur langsung kepada orang yang lagi makan, xixixi

  • juragan.sipil

    Industri kreatif, marketingnya kudu kreatif juga pakπŸ™‚

    Kita bisa menarik perhatian dengan sesuatu yang tidak biasa, atau mencolok di banding lapak sekitar. Misalnya, bikin umbul-umbul, bendera, atau balon gas yang dipasangi spanduk tulisan menarik..
    Misalnya “Yang Suka Musik, Ke Sini Yuk”

    Pengunjung yang datang karena “panggilan” tersebut otomatis merupakan target yang tepat buat dikasih brosur..πŸ˜€πŸ˜€

  • selena

    http://www.royalflush99.com/rf99/index.php

    PROMO 100% IS BACK….!!!!!
    Salam royalflush99 untuk semua para pecinta royalflush99
    setelah promo spektakuler berakhir.. maka tidak perlu tunggu lama…
    hari ini juga kami luncurkan promo bonus 100% is back
    untuk para pemain lama royalflush99 tentu nya sudah tidak asing lagi.. karena
    kami pernah meluncurkan promo 100% ini… dan kini promo itu berlaku kembali
    buat para pecinta setia royalflush99
    sesuai nama nya… pemain yang melakukan deposit.. akan mendapatkan bonus
    chip sebesar nilai deposit yang disetorkan ( syarat & ketentuan berlaku)

  • wawan

    benar sekali pak brosur biasanya hanya di baca kemudian dibuang sekitar 30 detik setelah diberikan apabila dia memang jika dia tidak membutuhkan

    salam hormat
    wawan iwan
    http://perkasa.biz/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: