Diam Adalah Emas

Riuh rendah di dunia media {konvensional, sosial}. Kesannya, semua ingin bicara. Ingin tampil. Ingin eksis. Ingin jadi jagoan. Padahal mereka belum tahu apa yang terjadi dan mengapa terjadi. Apalagi mengetahui langkah selanjutnya.

Diam …

Mungkin diam adalah hal yang terbaik untuk kita lakukan. Saya akan diam dan kembali ke pojokan tempat saya bersembunyi.

We can be so violent with our silence …

Iklan

13 pemikiran pada “Diam Adalah Emas

  1. Memang lebih pantas diam. Bagi satu sisi ada yang bilang : “gua dulu bilang apa, sekarang kejadian” hehehe.

  2. Terkadang memang lebih baik DIAM daripada ngomong tapi ngawur, ya Pak? :mrgreen:

    Itu maskudnya kembali ke pojokan, nggak sambil jongkok dan korek-korek tanah kan, Pak? πŸ˜†

  3. Tergantung juga sih. Diam, ngomong atau bertindak, kalau pada akhirnya menghasilkan sesuatu yang bagus, baru bisa disebut emas.

    Sekarang mah belum ketahuan mana yang bisa menghasilkan emas.

  4. saat ini memang banyak sekali orang2 yang bertingkah ibarat pepatah jaman saya kecil, tong kosong nyaring bunyinya

  5. Diam itu emas karna diam adalah netral, tidak memihak. Berusaha tetap objektif dan waras.

    Walaupun kalo kata Dante di Inferno: “Tempat paling gelap di neraka disediakan bagi mereka yg masih netral saat krisis moral.”

    πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s