Terlalu Banyak Bicara

Melihat kondisi akhir-akhir ini di media sosial – terkait dengan berbagai kasus politik – saya jadi agak sedih, kesal, geram. Galau, kata anak-anak sekarang. Pasalnya banyak orang yang berkomentar, seperti yang paling tahu. Kemudian ada banyak organisasi yang mendukung ini dan itu dengan penyataan-pernyataan yang menurut saya normatif. Maksudnya begitu, “mari kita dukung pemberantasan korupsi”. Lah tentu saja. Pernyataan seperti itu tidak perlu harus keluar dari berbagai orang / organisasi.

Apakah mereka itu

  1. Mencari muka? Agar muncul (eksis)?
  2. Takut kalau dikatakan tidak ikutan (ketinggalan kereta)?
    [tuh mereka sudah membuat pernyataan. kita harus juga buat pernyataan. seperti begitu?]
  3. … [apa lagi ya]

Masalahnya, membuat pernyataan-pernyataan itu tidak memberikan solusi. Yang dibutuhkan oleh masyarakat itu adalah solusi. Jalan keluar. Bukan pernyataan. Anak kecil juga bisa buat pernyataan. hi hi hi.

Bikin pernyataan-pernyataan itu hanya memperkeruh suasana dan … bising. Berisik! Eh, jangan-jangan blog ini juga jadi berisik. hi hi hi.

Iklan

16 pemikiran pada “Terlalu Banyak Bicara

  1. Pak Budi, Biang kerok kegaduhan ini adalah Presiden Jokowi. Padahal masa kerja Kapolri sebelumnya (Sutarman) masih sampai Oktober 2015. Nagapain juga diganti. Lalu Kabareskrim Suhardi yang kerja samanya dengan KPK sudah bagus malah diganti juga.

    Saya melihat Jokowi orang baik, tapi sayang penakut, tidak tegas dan TIDAK CAKAP dalam mengelola pemerintahan dan negara.

  2. Apakah mereka itu

    Mencari muka? Agar muncul (eksis)?
    Takut kalau dikatakan tidak ikutan (ketinggalan kereta)?
    [tuh mereka sudah membuat pernyataan. kita harus juga buat pernyataan. seperti begitu?]
    … [apa lagi ya]

  3. Pak Budi juga jangan banyak bicara deh kalo orang lain banyak bicara. Saya harap saya juga tidak banyak bicara karena melarang Pak Budi untuk jangan banyak bicara mengenai orang yang banyak bicara 🙂

  4. Numpang nimbrung pak …. yah memang kadang reformasi ini kebablasan ya pak …. kadang dengan mudahnya orang mencaci maki, mengeluarkan kata-kata yang tidak pada tempatnya. Perkara politik memang tidak gampang, apalagi yang sudah pasti, kita gak akan bisa memuaskan seluruh orang yang ada, pasti dengan adanya satu keputusan ada yg suka ada yang tidak suka. ini jadi pembelajaran biar bangsa kita semakin dewasa menyikap seduatu …..salam dari rwpbsd

  5. Kadang social media menjadi tempat merayakan nihilisme digital.
    Seperti kata Geert Lovink, yang terinspirasi dari Friedrich Nietzsche, kita merayakan kematian makna, dengan membuat kata-kata yang menuju nirwana.

  6. saya lebih senang dgn gaya Pak Ahok gubernur Jakarta, bicara nya nyolot seperti boss lama saya hehehe….tapi kerja dan hasilnya nyata. Emang sich kalo di jakarta ini kalo kita terlalu baik / kalem bakal gampang di tekan oleh orang lain. Sebenarnya pak Ahok bukan “kata orang-orang” bacot gede, tapi tegas.

  7. dikit aja komennya ah.. aku suka baca berita2 politik..dan juga suka komen2 gitu..kayaknya kok ikut gitu.. dan pas koemen kan biasanya ada yg bales gituu..lah aku jadi komen lagi deeh.. biasanya ga banyak2 kok..cuman dikiiit aja.. nah kan dibales lagi tu ntar.. rasanya ga enakk kan kalo ga nanggepin..aku merasa harus beramal gitu..apalagi kalo ada yg beda pandangan..eh jadi seru deh jadinya.. Trus aku juga kadang toel2 dikit gitu..dan si do’i jadi tambah marah..malah makin seru deeh..tp kadang2 aku bijak juga lho…ngadem2in yang lagi marah biar ga kebakar tu alisnya..tp sidoi kadang masih nyoloot aja..yah..akhirnya aku capek sendiri deeh.. eh kok jadi banyak yah.. ah ngga ah cuman dikiit aja,..mau hapus lagi males sih..aku jadi becanda gini si ah..abis adminnya lucu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s