Fenomena Batu Akik

Dalam diskusi mentoring entrepreneurship tadi siang, salah satu topik yang muncul adalah fenomena batu akik (gemstone) di Indonesia. Pada saat tulisan ini dibuat, batu akik sedang populer sekali. Kemana kita melihat, selalu terlihat ada orang yang melakukan jual beli batu akik. Di Bandung, sudah beberapa hari ini ada pameran batu akik di RRI. Dari jumlah kendaraan – motor dan mobil – yang parkir di depan RRI nampaknya banyak sekali orang yang hadir.

Jika Anda memiliki akun media sosial, pasti ada banyak foto dan berita tentang batu akik yang Anda temui. Ada tulisan dan gambar yang serius, tetapi ada juga yang guyonan. Singkatnya adalah batu akik sedang populer saat ini.

batu akik kolang kaling

[Saya menemukan foto/gambar di atas. Ada yang tahu sumber aslinya dari mana? Untuk memberikan acknowledgement di sini.]

Ada beberapa pertanyaan yang muncul

  • mengapa batu akik menjadi populer saat ini?
  • apakah ada kejadian tertentu yang memicu ini?
  • apakah ada orang tertentu yang berperan di balik kepopuleran batu akik ini?
  • apakah bisnis batu akik ini riil?

Batu akik sudah ada dari jaman dahulu. Bahkan, guyonannya pun ada. Pelawak Srimulat Tessy dikenal menggunakan banyak cincin batu akik. Toh, dulu-dulu kepopuleran batu akik biasa-biasa saja.

Apakah kita dapat menggunakan teori Malcom Gladwel, “tipping point“, untuk menjelaskan fenomena ini? Telah terjadi sebuah “tipping” yang mengakibatkan kepopuleran batu akik meningkat secara drastis.

Diskusi bukannya malah menambah daftar pertanyaan. Ha ha ha. Bagaimana pendapat Anda?

Iklan

26 pemikiran pada “Fenomena Batu Akik

  1. Beberapa orang marketing bilang ini monkey business atau apalah itu, Pak. Penyebabnya mungkin dimulai dari suatu daerah, lalu menular ke daerah lain.

    Wah, saya jadi teringat aplikasi Yik Yak maupun Wigo yang model penyebarannya menggunakan cara seperti ini. Menular, dari satu kampus ke kampus lain. Sampai-sampai sekarang divaluasi jutaan dollar.

    Wallahu A’lam.

  2. Saya baca bukunya tentang tipping point tersebut. Masih belum bisa dijelaskan siapa pembawa batu akik ini, apakah tokoh, anak muda, orang tua, penjual batu, atau siapa? Momentum awal mulainya bergulir batu akik ini belum bisa ditetapkan, tahu-tahu menerjang bak air bah tanpa tahu asalnya. Kejadian wartel, gelombang cinta dan ikan lohan bisa dijadikan referensi fenomena ini.

  3. Booming akan berlalu. Tapi akan selalu ada pecinta batu akik. Ini selain karena keindahan (biasanya disenter dulu), juga karena ada hadits Nabi yg menyatakan batu akik / yakut bisa menolak kemiskinan / membawa keberkahan. Insya Allah jika kita punya emas 10 kg, kita tidak akan miskin.

    Bercincinlah dengan batu akik sebab ia dapat menghilangkan kefakiran

    Hadits ini diriwayatkan oleh ad-Dailami, dari hadits Anas, Umar, Ali dan Aisyah dengan sanad-sanad yang beragam.

    Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2015/02/15/kekuatan-selain-dari-kekuatan-allah/

  4. sejak pertama menikah istri saya menganjurkan saya pakai cincin batu mulia agar tampak lebih kebapakan katanya. dari dulu cari tapi tidak ada motif batu yang cocok. dan skrg ketika batu akik jadi sebuah trend malah jadi tidak berminat beli, kalau diberi sih mau terima. kecuali tentu saja kalau yg memberi bilang dgn batu ini sy bakal lebih kaya, lebih sukses, atau lebih beruntung saya tidak akan terima. krn jadi khawatir saya pribadi yg terbawa syirik nantinya. saya skrg mengalihkan pandangan pada G-Shock atau Swiss Army saja untuk aksesoris. siapa tahu kharisma reza rahadian atau rio dewanto yg menggunakan jam tangan merk tsb menular kepada saya…wkwkwk

  5. yah, sepertinya ini booming doangan. tapi saya juga pake. walau replika alias batu akik masakan.

  6. yang pernah saya dengar dan baca aglonema, lohan, dan jenis-jenis produk hidup lainnya, dibudidayakan secara masal terlebih dahulu secara rahasia (ada yang bilang di Thailand), setelah mereka punya banyak produknya, baru mereka blow up… setelah produk mereka habis di nurserynya dan memenuhi pasar dan mereka mendapat keuntungan besar2an, follower kecil2n (tapi banyak) ikut membudidayakan… saat itu tanaman atau ikannya sudah jatuh…
    kalau batu akik, sepertinya ini hanya trend yang berulang seperti tahun2 dulu… emang produk lama….

  7. Kalau menurut saya org lagi latah aja dengan sesuatu yang musim sekarang tunggu aja beberapa waktu nanti kan menghilang dengan sendirinya

  8. fenomena batu akik memang sedang merebak di kalangan masyarakat. batu akik memang beragam dan konsumen perlu berhati-hati juga untuk membelinya takutnya di tipu. apalagi di kota saya gan waduh itu di tangan hampir seluruh jari kayanya lomba paling banyak batu akik … 😀

  9. Pengen juga ikutan nimbrung buat komen walaupun tidak mengerti tentang batu akik yang kian fenomenal.
    Ujung ujungnya hanya berpikir orang sudah ‘gila’ dengan kelakuannya, tapi itulah kenyataannya kalau batu akik jadi “selebritis” di Indonesia.
    Sekian banyak artikel ataupun berita yang muncul mengenai fenomena ini, saya malah lebih tertarik dengan foto foto plesetannya, saya rasa harga nya lebih dari batu bacan. hehe
    Semoga semuanya ada manfaatnya. Amiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s