Beli Ballpoint Yang Bagus Atau Jangan?

Ini masih kegalauan soal ballpoint. Mau nulis, tapi ballpointnya gak enak dipakainya. Jadi gak semangat.

Pekerjaan saya – sebagai dosen – banyak menuntut untuk menulis. Corat-coret. Tetapi untuk pilihan alat kerja, yaitu ballpoint, malah pilih yang murah meriah dan tidak enak. Bukankah seharusnya untuk alat kerja kita memilih yang terbaik (dan paling nyaman)? Lucu aja ya … hi hi hi.

Kata orang sih kita memilih yang paling murah karena alat kerja kita – sang ballpoint – sering hilang. Ketinggalan. Lupa disimpan dimana. Terjatuh. Apalah. Sayang juga kalau harga ballpointnya ratusan ribu dan hilang terus. Mendingan pakai ballpoint yang harganya hanya ribuan rupiah saja. he he he. Betul juga sih.

Mau beli ballpoint yang bagus ah. Mahal juga tidak apa-apa. hi hi hi.

16 Comments

  1. Kalau saya suka bolpoin yang garisnya tipis seperti Fas*ter. Teman saya ada yang lebih suka bolpoin gel. Masing-masing punya preferensi tentang bolpoin hehe

  2. Ternyata (seperti yang lain), saya kembali membeli ballpoint SARASA yang harganya hanya belasan ribu rupiah saja. hi hi hi. Emang enak sih dipakenya. Murah pula.
    (Meskipun saya masih penasaran mau cari yang agak mahalan lagi tapi untuk dipakai di rumah saja. Takut hilang. ha ha ha)

  3. Halo pak Dosen,
    Saya punya bolpen favorit, sesuai kebutuhan saya yaitu model ceklekan di atas (saya gak suka buka-tutup pen cap — takut hilang) dan empuk atau gampang keluar tintanya. Setelah cari2 kesana kemari, ketemulah dengan Kenko K-1. Harganya itu lho yang asik, murah bener, cuma Rp.5.000 (sumber: http://www.stationary.co.id/id/atk-alat-tulis-kantor/ballpoint-gel-kenko-k-1).
    Sementara buat tandatangan, saya masih pakai Boldliner elite 1.0 tapi gak dibawa pergi2 karena modelnya yang buka-tutup pen cap. Harganya juga murah lho, Rp.6.000 (sumber: http://www.atkjaya.com/index.php?route=product/product&product_id=95)
    Tks.

  4. Menghilangnya ballpoint adalah sebuah misteri yang sulit terpecahkan. Layaknya blackhole yang masih menjadi titik pertanyaan sampai sekarang. Dimanakah blackhole itu akan bermuara jika orang sampai masuk ke sana? Dan dari sisi ballpoint, dimanakan ia bermuara ketika ballpaint satu kantor bisa hilang semua πŸ˜€ (Salam dari orang yang ikut seminar How IT makes your life easier tanggal 26 Maret kemarin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s