Menuliskan Konsep

Mengapa ya kita – orang Indonesia – kurang suka menulis? Ada yang mengatakan ini budaya. Bukankah budaya dapat kita ubah? Jika kita mau berubah tentunya. Atau, memang sesungguhnya kita tidak ingin berubah?

Saya sering menugaskan mahasiswa untuk menulis. Hasilnya kurang maksimal. Mahasiswa ternyata tidak siap untuk menulis. Saya perhatikan juga tulisan-tulisan mereka yang seharusnya formal tetapi keluarnya menjadi “alay“. hi hi hi.

Saat ini mahasiswa sedang ramai berdemo. Berteriak-teriak menyuarakan ini dan itu. Saya belum melihat mereka menghasilkan semacam “buku putih”, atau apalah, yang berisi konsep pemikiran mereka tentang apa-apa yang terjadi saat ini dan kemungknan solusinya. Saya tidak tahu apakah masalahnya hanya pada penulisannya saja atau – malah lebih menyeramkan lagi – mereka tidak memiliki konsep. Ah, bahkan membuat memikirkan soal konsep pun mungkin bangsa kita sudah tidak sanggup. Kering.

Mengkhayal? Mungkin itu pun sudah merupakan sebuah hal yang “mahal”. Padahal mengkhayal merupakan hal yang paling murah dan mudah.

Mungkin harapan saya agar mereka (kita?) mulai menulis konsep dengan baik terlalu berlebihan. Berteriak-teriak memang lebih mudah.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

21 responses to “Menuliskan Konsep

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: