Masalah Dengan Anonimitas

Salah satu tema yang berulang dalam pertemuan masalah keamanan di Intelligent-Sec Asia 2015 kemarin adalah masalah anonimitas. Salah satu kesulitan terbesar dari penegak hukum adalah melacak pelaku kejahatan.

Penggunaan kartu telepon (simcard) prabayar  tanpa identitas merupakan salah satu masalah terbesar di Asia. Di Manila kemarin saya membeli simcard tanpa menunjukkan identitas sama sekali. Di Indonesia, seharusnya kita mendaftarkan identitas kita ketika kita mengaktifkan kartu telepon yang baru. Namun saya melihat banyak penjual kartu yang memasukkan data asal-asalan saja. Mosok ada nama orang “Mickey Mouse”. he he he.

Upaya penegakan hukum – baik dalam hal membuat aturannya (Undang-Undang?) sampai ke penerapan dan pemberian sanksi jika melanggar – terkait dengan masalah identitas pengguna handphone ini masih sulit. Di Filipina sana, peraturannya masih terganjal – atau diganjal? oleh industri telekomunikasi.

Secara teknis, pelacakan pelaku kejahatan dengan menggunakan handphone ini dapat dilakukan. Sebetulnya anonimitas ini tidak betul-betul anonim. Ada jejak-jejaknya. Namun, upaya untuk mendapatkan identitas ini tidak mudah. Kalau masalahnya serius dan membutuhkan pelacakan at all cost, identitas dapat ditemukan. Ini masalah efisiensi dan biaya saja.

Katanya setengah dari masalah keamanan ini dapat terpecahkan jika masalah anonimitas ini dapat terpecahkan. Nah.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

12 responses to “Masalah Dengan Anonimitas

  • masbadar

    Nah nih dia oleh-oleh kemarin ya pak. Thank you banget. Anonimitas, saya mencatat pak. Dulu, mungkin 10 thn yg lalu penipun via ponsel sempat senyap setelah ada aturan penggunaan ID untuk registrasi SIMcard, ternyata setelah ketahuan bisa diakali, maka muncullah SMS mama minta pulsa.😀

  • Cara Mengobati Nyeri otot

    keren dan menarik sekali mas artikelnya ternyata pengalam di manila banyak sekali

  • Emanuel Setio Dewo

    Mungkin juga karena pembelian nomer SIM yg sangat mudah dan murah juga.

  • Fauzan

    Saya kalau beli paket internet, biasanya ganti perdana SIM. Biasanya, kartu baru ada promo baru juga. Tiap ganti, tidak perlu isi identitas (tidak keluar popup form pengisian/sms), kartu ternyata sudah bisa digunakan. Nah.

  • Aldi Rahman Untoro

    masalah yang cukup pelik, sebaiknya sistemnya dirubah

  • tifosilinux

    Sepertinya edukasi dan regulasi menjadi 2 hal yg tetap ramai dibicarakan untuk keamanan dunia digital.. tdk hanya msalah anonimitas ini

    Jadi teringat kasus BRTI dulu di indonesia untuk masalah konten premium.. mungkin para pelaku bisnis mencoba ke wilayah yg notabene regulasi nya untuk hal tsb masih lunak (Brazil, Egypt, Filipin, Thai, dsb).

    Yah..sbnarnya semua untuk kepentingan user juga.
    -Salam-

  • Janiarto Paradise

    saya pernah beli simcard baru di KL, penjualnya yang ngurus registrasinya, saya diminta menunjukkan Passport saja, setelah itu baru saya tahu di sana, kartu baru harus di registrasi, dipikir2 memang bisa sangat efektif mencegah penipuan yang marak sekarang, seperti lelang mobil, minta pulsa, hadiah undian bank dsb… tapi, seperti komen2 diatas, tiap hari kita bisa beli no baru, hanya ngasih uang, selesai…
    sepertinya ini faktor persaingan penyedia layanan komukasi, kalau harus registrasi jadi repot, sehingga pengguna kartu enggan ganti kartu… betul nggak gitu?

  • cahyanidwy

    Oh iya ya Mas, kalau aktifin kartu baru mesti daftar dulu. ini toh fungsinya

  • Ariesusduabelas

    wah, saya tuh kadang juga gitu, asal masukkan nama dan no registrasi. yah, suka gonta ganti kartu.

  • Aldi Rahman Untoro

    seharusnya kalau membeli kartu telpon, harus mengisi identitas yang jelas, agar masalah ini dapat terselesaikan

  • ded

    Apa di Indonesia, peraturannya juga diganjal oleh industri telekomunikasinya?.

  • Urat Madu

    menarik sekali pembahasanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: