Bekerja di Tempat Liburan? Menyebalkan!

Seringkali saya diundung untuk menjadi pembicara atau mengikuti seminar di tempat-tempat liburan, seperti di Bali atau luar negeri. Terus terang saya tidak terlalu tertarik. Pasalnya adalah sudah jauh-jauh pergi ke tempat itu, saya harus kerja sambil lihat orang yang bisa santai-santai. Sebel banget. Iri dengki.

Mungkin salah satu tujuan mengadakan acara tersebut di tempat-tempat liburan adalah sebagai daya tarik. Tapi, sampai di sana juga saya tidak bisa menikmati tempatnya. Harus kerja. Kecuali saya kabur dari termpat kerja. (Mungkin ini yang banyak dilakukan orang-orang?) Seringnya malah saya harus berada di ruang pertemuan / seminar seharian. Acara dimulai setelah sarapan, kemudian selesai malam. Sudah letih. Mak keluar juga hanya sempat untuk makan malam dan harus kembali ke hotelΒ  untuk menyiapkan materi acara besoknya.

Kalau ke tempat liburan itu enaknya ya … liburan. he he he. Leha-leha. Santai. Baca buku. Tidur-tiduran. Jalan-jalan. Makan. Dan sejenisnya. Tapi siapa yang mau membayari kita untuk pergi liburan?

Iklan

11 pemikiran pada “Bekerja di Tempat Liburan? Menyebalkan!

  1. Waahh, kali ini saya kurang setuju dengan Bapak..

    Bekerja di tempat liburan itu menyenangkan sekali, believe me.. Tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Kebetulan saya bekerja di salah satu waterpark terbesar di Palembang
    http://www.citragrandcity.com/facilities/amanzi-waterpark/

    Memang terkadang terlintas, bahagia banget yah kalau bisa main air seperti mereka, namun setiap melihat senyuman para pengunjung, perasaan kesal dan iri itu seketika lenyap. Semua tergantikan dengan senyuman dari para pengunjung yang begitu menikmati wahana, apalagi jika waterparknya ramai banget, makin hilang rasa stress saya hahaha..

    Balik-balik lagi memang bagaimana cara kita menanggapi saja πŸ˜€

  2. Bener banget mas… Bekerja ya ditempat kerja… Liburan ya ditempat liburan… Temen saya punya pemikiran gini mas, mungkin mirip-mirip beda sama mas. Begini, kalau temen saya itu gak mau kerja ditempat pariwisata, maksudnya yang deket tempat wisata, misal bali. Jadi dia maunya ke bali ya khusus buat liburan. Tapi untuk tempat kerja, dia menghindari bali, karena nanti pulang kerja dia bisa mampir pantai, eh tiap hari gitu, lama-lama gak ada beda tempat wisata sama tempat kerja…

  3. Paling enak kalau tempat tinggal, tempat kerja, ama tempat liburan di satu tempat, biar gaperlu macet2an. Contoh misalnya, perumahan citraraya tangerang, disitu semuanya ada, mulai dari tempat makan, tempat nongkrong, rumah sakit, dan themepark & waterpark buat tempat wisata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s