Tag

,

Seringkali saya diundung untuk menjadi pembicara atau mengikuti seminar di tempat-tempat liburan, seperti di Bali atau luar negeri. Terus terang saya tidak terlalu tertarik. Pasalnya adalah sudah jauh-jauh pergi ke tempat itu, saya harus kerja sambil lihat orang yang bisa santai-santai. Sebel banget. Iri dengki.

Mungkin salah satu tujuan mengadakan acara tersebut di tempat-tempat liburan adalah sebagai daya tarik. Tapi, sampai di sana juga saya tidak bisa menikmati tempatnya. Harus kerja. Kecuali saya kabur dari termpat kerja. (Mungkin ini yang banyak dilakukan orang-orang?) Seringnya malah saya harus berada di ruang pertemuan / seminar seharian. Acara dimulai setelah sarapan, kemudian selesai malam. Sudah letih. Mak keluar juga hanya sempat untuk makan malam dan harus kembali ke hotel  untuk menyiapkan materi acara besoknya.

Kalau ke tempat liburan itu enaknya ya … liburan. he he he. Leha-leha. Santai. Baca buku. Tidur-tiduran. Jalan-jalan. Makan. Dan sejenisnya. Tapi siapa yang mau membayari kita untuk pergi liburan?