Memotret Makanan

Beberapa hari yang lalu saya makan malam sambil rapat di sebuah restoran. Ketika makanan datang, maka saya mengeluarkan handphone untuk memotret makanan. Maka para peserta rapat pun tertawa.

Memotret makanan nampaknya sekarang sudah biasa dan malah menjadi bahan tertawaan. Padahal saya sebetulnya sudah memotret makanan dari sejak jaman … hmm … kapan ya. Lupa. Pokoknya sudah lama sekali. Di blog ini pun saya sering menampilkan foto makanan dengan judul “Mau”. Banyak orang yang mengira bahwa saya ikut-ikutan. Padahal orang yang ikut-ikutan saya. ha ha ha. Sok tahu. Eh, tapi ini sungguhan lho.

Nah ini contoh fotonya … Mau?

IMG_20150614_180103 ayam 1000

Alasan saya memotret makanan – dan juga langit (skies) – adalah karena mereka yang paling mudah dipotret. Mereka tidak bergerak dan terlihat menarik untuk dipotret. Saya belum berhasil memotret orang. Jadi alasan saya memotret makanan adalah karena mudah saja. Bukan karena gaya-gayaan. Malah jadi kelihatan bahwa kelas saya baru level makanan. he he he.

Nah … karena memotret makanan sudah menjadi mainsteam, padahal saya agak anti-mainstream, apa saya harus berhenti memotret makanan ya? Waduh.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

11 responses to “Memotret Makanan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: