Pengalihan Dana Penelitian

Baru-baru ini ada keributan soal pengalihan dana penelitian dari perguruan tinggi (ke industri). Ya, ya, ya. Semua pandai berteori tetapi jarang (atau bahkan tidak ada?) dari mereka yang sesungguhnya melakukan penelitian sehingga mengetahui apa yang terjadi dengan penelitian di Indonesia. Namun begitu yang dibicarakan adalah masalah uang, semua lantas merasa berkepentingan. hi hi hi.

Perguruan tinggi dituntut untuk melakukan penelitian. Harus. Ini salah satu tri dharma perguruan tinggi. Lantas dananya mau diberhentikan? Dan kemudian semua pihak marah-marah kalau ranking penelitian (dan hasilnya dalam bentuk makalah) kalah dari Malaysia? Ha ha ha.

Begini saja. Penelitian harus selesai bulan November. Ini sudah bulan Agustus. Dana penelitian belum turun. Lantas peneliti mau hidup dari mana? Bagaimana dengan keluarganya? Jangan salahkan para peneliti yang akhirnya hijrah ke negeri lain. Lantas kita membicara dana penelitian yang tidak kunjung muncul? Ini sih berebut pepesan kosong.

Saya? Ah saya sih masih termasuk orang gila yang masih mau melakukan penelitian di Indonesia. Bagaimana lagi, wong jiwa saya adalah jiwa peneliti. Saya melakukan penelitian bukan untuk mencari tepuk tangan, tetapi karena memang harus meneliti. Dengan sumber daya yang terbatas, Alhamdulillah, saya masih masuk ke dalam ranking peneliti dari Indonesia.

Mohon maaf kalau tulisan kali ini isinya adalah curhatan (seorang peneliti).

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

5 responses to “Pengalihan Dana Penelitian

  • jakartabahasatmc

    Maju terus Pak Budi…. hidup Peneliti Indonesia…..!!!

  • Priamboko Januar

    Sudah bukan jadi rahasia lagi, Indonesia memang tidak ramah dengan orang pintar dan cerdas

    Semoga suatu saat Indonesia bisa berubah

  • adhityadit

    “Namun begitu yang dibicarakan adalah masalah uang, semua lantas merasa berkepentingan.” uang yang berbicara pak budi tapi mau gimana lagi apa ada penelitian yg tdk membutuhkan dana ? kalau menurut saya hasil dari sebuah penelitian seharusnya bisa dimanfaatkan orang banyak dan kalau memang memungkinkan dapat diproduksi masal misalnya untuk alat transportasi seperti mobil listrik atau motor listrik, untuk mobil listrik sendiri yang saya tahu dari televisi sudah mulai diproduksi ternyata pada saat pengujian belum berfungsi dengan baik tahu2 pejabat yang berkepentingan di proyek tersebut sudah ditangkap karena dituduh terlibat penyelewengan dana. Kehidupan peneliti dan keluarganya di luar negri sepertinya lebih terjamin dan usaha serta kerja keras mereka dalam melakukan penelitian juga lebih dihargai daripada di Indonesia sendiri. Ada beberapa peneliti “gadungan” yang tidak berasal dari kampus bahkan hanya orang biasa dengan pendidikan yang tidak tinggi2 amat tetapi bisa menghasikan karya2 yang bermanfaat buat orang banyak mungkin karena mereka mengerti apa yang sebenarnya dibutuhkan orang lain. Indonesia seharusnya punya industri yang bisa dibanggakan tidak mesti bergantung dengan orang asing.

  • alrisblog

    Heran aja kok pada ribut. Kalo gak mau ribut kenapa gak dari dulu bikin penelitian yang maknyuss. Pemerintah juga kebangetan, dananya turunnya lelet.

  • mr jahe

    Wong di blog sendiri kok minta maaf pak.😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: