Dari mana (bagaimana) Anda belajar?

Pertanyaan ini seperti iseng, tetapi serius.

Dari mana (bagaimana) Anda belajar?

Pertanyaan ini muncul karena saya melihat banyak orang yang tidak membaca buku. Bagi saya, salah satu cara belajar yang dari buku (atau bahan referensi lainnya seperti makalah di jurnal). Cara lain adalah belajar langsung ke seseorang (guru).

Agak aneh kalau orang mendapatkan ilmunya hanya dari media sosial atau chatting-an saja. Mereka percaya langsung kepada postingan yang ada. Kredibel tidak sumber ilmu tersebut?

25 Comments

  1. Yang jadi perhatian saya, tidak semua guru kredibel dalam mengajar. Yang paling saya sukai adalah belajar langsung dari apa yang kita lihat, apa yang kita dengar dan apa yang kita rasakan. Dan maaf saya lebih percaya buku daripada guru, kecuali mereka (guru SD dan Guru SMP) saya sangat mempercayainya.

  2. Ilmu apa yang dimaksud Pak?

    Saya tipe orang yang harus dibikin penasaran dulu, baru mau mencari tahu. Kalau ada hal yang membuat penasaran, googling, lalu langsung praktek.

    Media sosial bisa kok mendapatkan ilmu. Cuma ya mungkin tindak sebanyak ilmu kalau membaca satu buku penuh. Tapi ya itu tadi, saya hanya pengen tahu ke hal-hal yang membuat penasaran. Makanya jarang membaca buku. Mending googling. Kalau tidak ketemu solusi, utak-atik sendiri, lalu tulis di blog (kalau ketemu solusinya). 😛

  3. Belajar bisa dimulai dari mana saja. Media sosial, artikel di Internet, dsb, bisa menjadi ‘trigger’ rasa ingin tahu kita untuk belajar lebih dalam tentang topik terkait. Setuju kita harus belajar dari sumber yang kredibel, contohnya buku, atau belajar dari guru nya langsung. 🙂

  4. Keingintahuan seseorang adalah langkah awal belajar. Bisa dari awalnya bertanya, bisa kemudian menggunakan media(buku,internet,majalah, dll). Dari situ dibutuhkan sikap moral dan karakter yang baik untuk bisa memilih dan memilah yang baik berguna dan buruk tidak berguna :).
    Dari tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat 🙂

  5. Kelemahan generasi sekarang adalah malas untuk melakukan riset, apa yg ada di sosmed langsung di telah bulat2 … sosmed tidak selamanya salah, tapi melakukan riset cek dan ricek seharusnya didahulukan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s