Tag

, , ,

Hari Senin lalu, saya mengadakan acara Focus Group Discussion (FGD) tentang pemanfaatan e-commerce untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Inti topik yang dibahas adalah apakah memang UMKM dapat memanfaatkan e-commerce?

Pemanfaatan teknologi informasi dalam bentuk e-commerce diaulat dapat meningkatkan jumlah transaksi perdagangan. Untuk perusahaan besar, hal ini dapat dimengerti. Namun, bagi UMKM ini masih dipertanyakan. Ada beberapa masalah.

Pertama, UMKM memliki sumber daya manusia (SDM) yang sedikit. SDM ini juga biasanya difokuskan untuk membuat produk, bukan untuk mengelola sistem e-commerce. Penguasaan teknis dari SDM ini juga terbatas.

Kedua, lokasi UMKM juga menentukan ketersediaan infrastruktur IT. Bayangkan UMKM yang berada di desa terpencil. Jangankan untuk e-commerce, listrik juga mungkin terbatas. Telekomunikasi juga mungkin belum menjangkau.

Selain itu sistem e-commerce yang ada saat ini mungkin harus dipermak sehingga sesuai dengan kebutuhan dan kondisi UMKM. Sebagai contoh, UMKM biasanya tidak memiliki sistem inventory yang dapat dihubungkan dengan sistem e-commerce. Sistem pembayaran non-tunai juga biasanya terbatas pada transfer bank.

Ah, masih banyak tantangan yang harus dipecahkan agar e-commerce dapat dimanfaatkan lebih maksimal oleh UMKM.