Tag

,

Sekarang saya sedang membuat “program buang-buang kertas”. Program di sini maksudnya adalah kegiatan, bukan program komputer. Ceritanya, ruangan kerja saya di rumah dan di kampus mulai terasa padat dengan kertas-kertas. Pasalnya, ada mahasiswa datang dengan membawa tugas yang harus saya periksa (baca). Ada juga proposal, laporan, surat undangan, dan seterusnya. Pokoknya ada inflow, alur masuk, kertas tetapi tidak ada kegiatan untuk mengeluarkan kertas.

Kejadiannya ingin buang kertas tetapi khawatir masih dibutuhkan. Misal, untuk jaga-jaga kalau ada mahasiswa yang mau nanya nilai. Jadinya kertas tersebut disimpan dahulu. Setelah beberapa lama, terlupa. Akhirnya menumpuk. Awalnya juga tumpukan ini tidak seberapa, tetapi sekarang sudah menjadi masalah karena mereka mulai mendominasi ruangan. Maka lahirlah program buang kertas ini.

Untuk dokumen yang mungkin saya butuhkan, misalnya corat-coret ide, sebaiknya saya scan dulu. Setelah itu kertasnya boleh dibuang.

Ada satu masalah lagi. Membuang kertas ini tidak bisa sembarangan. Pasalnya ada kertas yang berisi tugas mahasiswa. Mereka tentunya tidak ingin kertas itu ditemukan menjadi bungkus gorengan. Nah, yang seperti ini sih idealnya disobek-sobek dahulu. Tapi saya tidak punya mesin untuk melakukan shredding. Gimana ya? Kalau disobekin sendiri gak sanggup. Uhuk.

scan, buang, scan, buang, scan buang …