Antara Tua dan Muda

Sebetulnya saya jarang menggunakan umur sebagai tolok ukur, dalam penguasaan sebuah ilmu atau ketrampilan misalnya. Bagi saya, boleh jadi seorang yang muda (dalam usia) lebih memahami dari yang lebih tua. Namun, ada banyak kejadian yang membuat saya menjadi memikir ulang.

Saat ini saya melihat ada banyak anak muda yang terlalu cepat puas. Terlalu cepat merasa jago dan kemudian tidak percaya kepada yang lebih tua (lagi-lagi secara umur). Seringkali pendapat atau pengalaman orang yang lebih tua perlu didengarkan karena mereka sudah pernah mengalaminya atau melihat yang mengalaminya. Demikian pula kalau saya bercerita tentang sesuatu hal, seringkali karena saya sudah mengalaminya saja (bertahun-tahun bahkan). Bukan karena saya lebih hebat.

Saya membiasakan diri untuk belajar dari siapa saja. Mendengarkan siapa saja. Saya tahu saya memiliki keterbatasan. Sayang sekali hal seperti ini banyak tidak terjadi di anak muda sekarang. Saya mencoba mengingat-ingat masa muda dulu. hi hi hi. Apakah saya juga sok tahu? Seingat saya tidak.

Belajarlah kepada siapa saja, tua atau muda. Namun, dengarkan yang lebih tua karena mereka sudah melaluinya. Semoga yang muda tidak terjerumus ke lubang yang pernah dilalui oleh yang lebih tua itu.

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

4 responses to “Antara Tua dan Muda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: